Pemilik Proyek PLTMG Wairita Diminta Pekerjakan Warga Lokal

Kompas.com - 07/02/2019, 17:02 WIB
Foto : Warga desa Hoder, kecamatan Waigete yang tergabung dalam Granat melakukan aksi damai di lokasi proyek PLTMG, Rabu (6/2/2019). Kompas.com, NANSIANUS TARISFoto : Warga desa Hoder, kecamatan Waigete yang tergabung dalam Granat melakukan aksi damai di lokasi proyek PLTMG, Rabu (6/2/2019).

MAUMERE, KOMPAS.com- Warga Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menuntut hak kerja kepada PT MAN sebagai pihak pelaksana proyek Pembangkit Listrik Tenaga Minyak dan Gas (PLTMG) Wairita yang berlokasi di Desa Hoder

Tuntutan itu disampaikan melalui protes yang digelar warga Desa Hoder yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Nian Tanah (Granat) di lokasi proyek, Rabu (6/2/2019).

Ketua Granat Adrianus Lawe mengatakan, harusnya PT MAN memprioritaskan warga lokal untuk bekerja dalam proyek PLTMG tersebut. Adrianus mendesak agar manajemen PT MAN mengabulkan permintaan mereka.

"Apabila dalam waktu 3 X 24 jam tidak ada tindak lanjut dalam bentuk jawaban dan kesepakatan yang dibuat secara bersama, maka Granat akan Sikka bersama seluruh masyarakat akan menduduki lokasi PLTMG," ujar Adrianus di lokasi proyek.

Baca juga: Wali Kota Solo Pastikan Lampion Pasar Gede Tetap Ada meski Ada Protes

Saat beraudensi dengan warga, manajemen PT MAN menyatakan siap membahas hal tersebut dengan warga.

Namun, pihaknya belum bisa segera memberikan jawaban terkait penerimaan tenaga lokal karena harus dibicarakan dengan seluruh manajemen PT MAN.

Baca juga: Ratusan Nelayan Donggala Protes Aturan Kemenhub soal Pelabuhan

Pekan depan, manajemen PT MAN dan warga sepakat untuk kembali melakukan audiensi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Regional
Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Regional
Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Regional
Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Regional
BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

Regional
Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Regional
Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Regional
BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

Regional
Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Regional
Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Regional
Gempa Besar Guncang Sulut, Gubernur Olly: Bersyukur Tidak Apa-apa

Gempa Besar Guncang Sulut, Gubernur Olly: Bersyukur Tidak Apa-apa

Regional
Ini Alasan Ada Kolam Renang di Rumah Dinas Ridwan Kamil

Ini Alasan Ada Kolam Renang di Rumah Dinas Ridwan Kamil

Regional
Hingga Jumat Siang, 89 Kali Gempa Susulan Terjadi di Maluku Utara dan Sulawesi

Hingga Jumat Siang, 89 Kali Gempa Susulan Terjadi di Maluku Utara dan Sulawesi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X