Ketum PA 212 Slamet Ma'arif Diperiksa Polisi atas Dugaan Pelanggaran Tindak Pidana Kampanye

Kompas.com - 07/02/2019, 15:37 WIB
Ketum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif saat menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Ketum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif saat menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019).


SOLO, KOMPAS.com - Penyidik Polresta Surakarta melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif, terkait dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye, di Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019).

Sebelumnya, Slamet Ma'arif telah diperiksa Bawaslu Surakarta atas dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye di luar jadwal dalam Tablig Akbar PA 212 di Gladag Solo, Minggu (13/1/2019). Pemeriksaan itu kemudian diteruskan ke penyidik Polresta Surakarta.

Pemeriksaan Slamet Ma'arif dihadiri Ketua Dewan Penasihat PA 212 Amien Rais, Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim (TPM) Mahendradatta, Ketua PA 212 Solo Raya R Djayendra Dewa, dan Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta Ustaz Muinudinillah Basri.

Baca juga: Ketua PA 212 dan Hanafi Rais Diizinkan Masuk Mendampingi Amien Rais

Sekelompok massa juga menggelar aksi dukungan terhadap Slamet Ma'arif di depan Mapolresta Surakarta. Para orator secara bergantian menyampaikan orasinya di atas mobil.

Mahendradatta mengungkapkan, pemeriksaan Slamet Ma'arif hanya masalah penafsiran. Menurut dia, apa yang disampaikan Slamet Ma'arif dalam Tablig Akbar tidak ada unsur pelanggaran.

"Tidak ada masalah. Itu memang sesuai dengan Tablig Akbar 212 ya gitu. Ulama ya, gitu. Saya kan, maaf ya agak dekat dengan ulama. Jadi, tahu cara ulama berkhotbah dan lain sebagainya. Ada yang keras, ada yang soft sekali, ada yang sangat keras dan sebagainya. Ini kan ngarah ke masalah kampanye saja, dianggap itu kampanye," kata Mahendradatta, yang juga penasihat hukum Slamet Ma'arif.

Baca juga: Ratusan Massa PA 212 Akan Kawal Amien Rais Saat Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

"Mungkin pihak Bawaslu atau pihak pelapor punya tafsiran lain. Ini kan permasalahan tafsiran. Semuanya bisa diselesaikan dengan baik," kata dia.

Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli mengatakan, pihaknya mengedepankan sikap profesional dalam melakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan itu, Slamet Ma'arif berstatus sebagai saksi.

"Slamet Ma'arif diperiksa masih sebagai saksi," kata dia.


Terkini Lainnya

KPU Usul Tamu Undangan Bisa Bertanya ke Peserta Debat

KPU Usul Tamu Undangan Bisa Bertanya ke Peserta Debat

Nasional
Demokrat Copot Ferrial Sofyan dari Wakil Ketua DPRD DKI untuk Penyegaran

Demokrat Copot Ferrial Sofyan dari Wakil Ketua DPRD DKI untuk Penyegaran

Megapolitan
Cek Fakta Dinilai Positif, Peretasan 'Cekfakta.com' Menuai Kecaman

Cek Fakta Dinilai Positif, Peretasan "Cekfakta.com" Menuai Kecaman

Nasional
4 Prodi UI Raih Penilaian Standar Mutu ASEAN University Network

4 Prodi UI Raih Penilaian Standar Mutu ASEAN University Network

Edukasi
Beri Pesan Khusus, Pimpinan KPK Ajak Khofifah-Emil dan Syamsuar-Edy ke Rutan

Beri Pesan Khusus, Pimpinan KPK Ajak Khofifah-Emil dan Syamsuar-Edy ke Rutan

Nasional
Sarana Jaya Akan Groundbreaking Rusunami Cilangkap pada Mei atau Juni

Sarana Jaya Akan Groundbreaking Rusunami Cilangkap pada Mei atau Juni

Megapolitan
Kisah Imam, Sopir Taksi 'Online' yang Bantu Lahirkan Bayi di Dalam Mobil (2)

Kisah Imam, Sopir Taksi "Online" yang Bantu Lahirkan Bayi di Dalam Mobil (2)

Regional
Pak Sarono, Biayai 75 Yatim-Piatu dengan Memecah Batu

Pak Sarono, Biayai 75 Yatim-Piatu dengan Memecah Batu

Megapolitan
Ma'ruf Amin Bilang Pihaknya Didukung '10 Partai Plus'

Ma'ruf Amin Bilang Pihaknya Didukung "10 Partai Plus"

Nasional
Polisi Sebut Bidan di Ogan Ilir Diperkosa 5 Pelaku

Polisi Sebut Bidan di Ogan Ilir Diperkosa 5 Pelaku

Regional
Ke Jakarta, Bupati Indah Hadiri Penandatanganan Serah Terima Berita Acara Aset Hibah

Ke Jakarta, Bupati Indah Hadiri Penandatanganan Serah Terima Berita Acara Aset Hibah

Regional
Pemprov DKI Akan Data Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang Belum Punya Rumah

Pemprov DKI Akan Data Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang Belum Punya Rumah

Megapolitan
Kewarganegaraan Inggrisnya Bakal Dicabut, Shamima Terkejut dan Kecewa

Kewarganegaraan Inggrisnya Bakal Dicabut, Shamima Terkejut dan Kecewa

Internasional
Antisipasi Ladang Ganja di Karawang, Polisi Sisir Hutan Kutamaneuh

Antisipasi Ladang Ganja di Karawang, Polisi Sisir Hutan Kutamaneuh

Regional
Sepasang Warganya Ditangkap di AS Usai Bertengkar, Konsulat China Buat Edaran

Sepasang Warganya Ditangkap di AS Usai Bertengkar, Konsulat China Buat Edaran

Internasional

Close Ads X