5 Fakta Teror Pembakaran Kendaraan di Semarang, Pelaku Diduga Sudah Terlatih hingga Tak Ada Kaitan Politik

Kompas.com - 07/02/2019, 13:26 WIB
Ilustrasi mobil terbakar funnyordie.comIlustrasi mobil terbakar

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebut aksi teror pembakaran kendaraan di Kota Semarang dan sekitarnya, tidak terkait politik.

Ganjar mengatakan, pelaku teror diduga dilakukan oleh oknum yang sudah terlatih. Sementara itu, Kapolda memerintahkan jajarannya untuk standby di balai desa untuk meminimalisir terjadinya teror.

Berikut ini fakta baru terkait kasus pembakaran kendaraan di Jawa Tengah:

1. Ganjar: Aksi teror tak terkait politik

 Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada ajang Borobudur Marathon 2018.Dok. Pemprov Jawa Tengah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada ajang Borobudur Marathon 2018.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, Jawa Tengah memiliki pengalaman Pemilu dan Pilkada damai. Tanp ada insiden serius saat pesta demokrasi itu berlangsung.

"Jawa Tengah terkenal sejuk, damai masyarakatnya kondusif. Pemilihan Gubernur, Pemilihan Bupati serentak, sejuk-sejuk saja. Tidak ada kejadian seperti ini," kata Ganjar, melalui siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (6/2/2019) sore.

Namun demikian, Ganjar menduga pembakaran kendaraan dilakukan oleh orang yang sudah terlatih.

Dugaan itu, sambung dia, karena berdasarkan koordinasi pemerintah dengan aparat keamanan, pola teror belum diketahui.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Sebut Pembakaran Kendaraan di Jateng Tak Terkait Politik 

2. Polisi terus kumpulkan barang bukti

Ilustrasi CCTV lalu lintas. MAULANA MAHARDHIKA Ilustrasi CCTV lalu lintas.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal mengatakan, Polda Jawa Tengah saat ini sedang mengumpulkan barang bukti terkait insiden pembakaran mobil yang terjadi di tiga kota, yaitu Kota Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Semarang atau Ungaran.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahar Panas Gunung Merapi Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Lahar Panas Gunung Merapi Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Regional
Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Regional
Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Regional
Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Regional
Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Regional
Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Regional
3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

Regional
Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Regional
Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Regional
Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Regional
Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Regional
Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Regional
Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Regional
'Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan'

"Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X