Pasca-kasus Bus Jatuh ke Tebing, Polres Garut "Sweeping" Angkutan Umum

Kompas.com - 07/02/2019, 12:05 WIB
Kapolres Garut didampingi Kasatlantas menasehati pengendara bus yang kendaraannya tidak layak jalan, Rabu (6/2/2019). KOMPAS.Com/ARI MAULANA KARANGKapolres Garut didampingi Kasatlantas menasehati pengendara bus yang kendaraannya tidak layak jalan, Rabu (6/2/2019).

GARUT, KOMPAS.com -  Jajaran Polres Garut menggelar pemeriksaan kendaraan angkutan umum di Terminal Guntur, Rabu (6/2/2019) sore.

Hal ini dilakukan agar kasus kecelakaan tunggal bus Kramat Djati yang jatuh ke tebing sedalam lima meter di jalan raya By Pass Cicalengka Rabu (6/2/2019) tidak terulang. Peristiwa tersebut menewaskan dua penumpang PO Kramat Djati. 

Dalam waktu kurang dari dua jam pengecekan kendaraan, sedikitnya 20 unit angkutan umum yang ada di Terminal Guntur ditilang. Sebanyak 10 kendaraan diantaranya, terpaksa dikandangkan di Mapolres Garut.

"Sudah 20 kendaraan ditilang, 10 diantaranya kita kandangkan karena tidak layak jalan," tegas Kapolres AKBP Budi Satria Wiguna, Rabu (6/2/2019) sore.


Baca berita sebelumnya: Bus Jatuh ke Tebing Sedalam Lima Meter, Dua Orang Meninggal

Budi menyampaikan, pengecekan kendaraan ini dilakukan secara rutin oleh Polres Garut. Terkait adanya kecelakaan bus Kramat Djati, menurutnya jalan yang dilalui kendaraan yang kecelakaan juga dilalui bus-bus dari Garut.

"Jalurnya kan sama, kita antisipasi agar semua angkutan umum memang layak jalan," katanya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pada Rabu sore tersebut, banyak kendaraan yang tidak layak jalan. Mulai dari ban, lampu hingga wiper kendaraan tidak bisa beroperasi.

"Makanya, kendaraannya langsung dikandangkan dan baru bisa dikeluarkan jika kelengkapan kendaraan sudah dipenuhi. Kita juga akan panggil pemilik kendaraannya untuk diberi pembinaan," katanya.

Budi menyampaikan, pengecekan kendaraan dilakukan sepenuhnya untuk memenuhi rasa aman dan kenyamanan masyarakat dan juga antisipasi kecelakaan di jalan. 

Baca juga: Polisi Tangkap Sopir dari Bus yang Jatuh ke Tebing Sedalam 5 Meter

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencemaran di Sungai Avur, Jombang, Diduga dari Pabrik Kertas

Pencemaran di Sungai Avur, Jombang, Diduga dari Pabrik Kertas

Regional
Petugas Masih Berupaya Evakuasi Kereta Api yang Terguling di Blora

Petugas Masih Berupaya Evakuasi Kereta Api yang Terguling di Blora

Regional
Aniaya PSK karena Tak Mau Bayar Usai Berkencan, Pria Ini Kabur Sambil Telanjang

Aniaya PSK karena Tak Mau Bayar Usai Berkencan, Pria Ini Kabur Sambil Telanjang

Regional
Pemkot Surabaya Cairkan Anggaran Pilkada Tahap Pertama Sebesar Rp 1 Miliar

Pemkot Surabaya Cairkan Anggaran Pilkada Tahap Pertama Sebesar Rp 1 Miliar

Regional
Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Regional
Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Regional
Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Regional
Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Regional
Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Regional
Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Regional
Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan 'Isi Tas' Minimal Rp 30 Miliar

Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan "Isi Tas" Minimal Rp 30 Miliar

Regional
Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Regional
Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Regional
Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Regional
Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X