Bawaslu Tak Temukan Pelanggaran Spanduk "Selamat Datang Sandiaga" di Madiun

Kompas.com - 07/02/2019, 11:22 WIB
Inilah spanduk berlatar belakang warna putih itu bertuliskan Selamat Datang Bapak Sandiaga Uno di Dolopo, Kabupaten Madiun. Tetapi Mohon Maaf Pilihan Kami Sudah Tetap Jokowi-Maruf terpasang di beberapa titik saat Sandiaga berkampanye di Kabupaten Madiun dan Kota Madiun. KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI Inilah spanduk berlatar belakang warna putih itu bertuliskan Selamat Datang Bapak Sandiaga Uno di Dolopo, Kabupaten Madiun. Tetapi Mohon Maaf Pilihan Kami Sudah Tetap Jokowi-Maruf terpasang di beberapa titik saat Sandiaga berkampanye di Kabupaten Madiun dan Kota Madiun.

MADIUN, KOMPAS.com — Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Madiun tidak menemukan adanya unsur pelanggaran pemilu menyusul terpasangnya spanduk selamat datang Sandiaga Uno saat berkunjung di Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Pantauan Bawaslu Kabupaten Madiun, tiga spanduk Spanduk berlatar belakang warna putih itu bertuliskan "Selamat Datang Bapak Sandiaga Uno di Dolopo, Kabupaten Madiun. Tetapi Mohon Maaf Pilihan Kami Sudah Tetap Jokowi-Ma'ruf" terpasang di tiga titik. Namun, Bawaslu tidak mengetahui pemasang spanduk tersebut.

"Hasil kajian kami tidak ada unsur hoaks dan ujaran kebencian. Itu ekspresi pemilih dan masyarakat. Jadi kajian kita tidak ada muatan-muatan yang melanggar undang-undang pemilu," ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Madiun Nur Anwar saat dihubungi Kompas.com via telepon selulernya, Kamis ( 7/2/2019) pagi.

Tak hanya itu, hasil kajian Bawaslu Jatim divisi hukum juga menyebutkan tidak ada unsur pelanggaran. Pasalnya, dari redaksionalnya tidak ada unsur-unsur yang provokasi.

Baca juga: Selamat Datang Bapak Sandiaga, tapi Maaf Kami Tetap Jokowi-Maruf

Anwar menyatakan, Bawaslu Kabupaten Madiun tidak mengetahui siapa pemasang spanduk tersebut. Namun, ia mendapatkan informasi pemasangan spanduk serupa juga terjadi di beberapa kota, seperti Kota Madiun dan Ngawi, saat Sandiaga berkampanye.

"Kami tidak tahu pemasangnya. Namun, informasinya dipasang di tiga titik di wilayah Kecamatan Dolopo," ujar Anwar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menambahkan sampai saat ini belum ada laporan dari warga yang merasa dirugikan terkait pemasangan spanduk tersebut.

Diberitakan sebelumnya, kunjungan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno di wilayah Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, disambut spanduk unik yang dipasang di jalan raya Dolopo-Ponorogo dekat rambu-rambu sebelah selatan Pasar Dolopo, Rabu (6/2/2019) siang.

Spanduk yang tidak diketahui pemasangnya itu mendapatkan banyak perhatian dari warga. Beberapa warga yang melihat sempat memotret spanduk tersebut. 

Baca juga: TKD Jokowi-Maruf Bantah Pasang Spanduk Selamat Datang Sandiaga di Madiun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.