Polisi Bekuk Ibu Rumah Tangga yang Jadi Kurir Sabu Lintas Daerah

Kompas.com - 07/02/2019, 09:43 WIB
Satuan reserse narkoba Polres Luwu mengamankan seorang ibu rumah tangga yang berperan sebagai pengantar sabu, pelaku diamankan di depan sebuah bank di Kecamatan Walenrang, Kamis (7/2/2019) KOMPAS.com/AMRAN AMIR Satuan reserse narkoba Polres Luwu mengamankan seorang ibu rumah tangga yang berperan sebagai pengantar sabu, pelaku diamankan di depan sebuah bank di Kecamatan Walenrang, Kamis (7/2/2019)

LUWU, KOMPAS.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Luwu mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang berperan sebagai kurir sabu lintas daerah di Sulawesi Selatan.

Pelaku adalah EM (37), warga Jalan Berua 1, Lorong 93, Kelurahan Daya, Kota Makassar. Ia diamankan petugas saat berada di depan bank di Kecamatan Walenrang.

Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso mengatakan, pelaku dibekuk saat berada di depan kantor BRI Unit Walenrang Kabupaten Luwu dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy.


Ibu rumah tangga ini tersentak dan tidak dapat berkutik saat disergap, petugas pun kemudian melakukan penggeledahan, dan di dalam bagasi, di bawah jok atau sadel sepeda motor ditemukan narkotika jenis sabu dalam satu sachet besar yang dibungkus dengan kertas tissue dan dililit dengan lakban,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (7/2/2019).

Baca juga: Simpan 14 Paket Sabu di Lipatan Sweater, Kurir Narkoba Ditangkap

Kasat Reserse Narkoba Polres Luwu AKP Awaluddin menambahkan, saat digeledah, ditemukan barang bukti berupa sabu serta beberapa barang bukti terkait lainnya.

“Hasil pemeriksaan ditemukan sabu seberat 10,86 gram serta beberapa barang bukti terkait lainnya berupa satu unit telepon seluler, dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy,” ujar Awaluddin.

Dia mengatakan, pelaku EM langsung dibawa ke Mapolres Luwu untuk menjalani serangkaian pemeriksaan guna mengungkap jaringan dan pemilik dan pemesan sabu tersebut.

“Saat ini EM, masih dalam pemeriksaan penyidik Satres Narkoba Polres Luwu. EM berperan sebagai kurir pengantar sabu kepada pemesan, sedangkan nama pemiliknya sudah dikantongi dan tengah dalam pencarian atau DPO,” ucapnya.

Atas perbuatannya, EM terancam dijerat pasal 112-114 Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru 6 Polisi yang Bawa Senpi Saat Amankan Demo di Kendari, Jalani Persidangan hingga Uji Balistik di Luar Negeri

Fakta Baru 6 Polisi yang Bawa Senpi Saat Amankan Demo di Kendari, Jalani Persidangan hingga Uji Balistik di Luar Negeri

Regional
Terungkap, 3 Polisi Lepasakan Tembakan Saat Demo Mahasiswa Kendari

Terungkap, 3 Polisi Lepasakan Tembakan Saat Demo Mahasiswa Kendari

Regional
Viral Polisi Langgar Sistem Satu Arah, Atasan Minta Maaf

Viral Polisi Langgar Sistem Satu Arah, Atasan Minta Maaf

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Regional
Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Regional
Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Regional
Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Regional
Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Regional
Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Regional
Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Regional
Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Regional
Lepas Kendali, Mobilio 'Nyungsep' di Persimpangan Lampu Merah

Lepas Kendali, Mobilio "Nyungsep" di Persimpangan Lampu Merah

Regional
Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Regional
Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X