Antisipasi Teror Pembakaran Mobil, Penjual Bensin Eceran di Kendal Akan Didata

Kompas.com - 06/02/2019, 18:56 WIB
Kapolres Kendal AKBP, Hamka Mapaitta. KOMPAS.Com/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.com/SLAMET PRIYATINKapolres Kendal AKBP, Hamka Mapaitta. KOMPAS.Com/SLAMET PRIYATIN

KENDAL, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Resor Kendal, Jawa Tengah, AKBP Hamka Mapaitta meminta anggotanya yang bertugas di desa agar mendata penjual bensin eceran.

Sebab, pelaku teror pembakaran mobil di Kendal sebagian besar menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bensin, baik disiramkan maupun dimasukkan ke botol lalu dibakar dan dilemparkan.

“Apabila nanti penjual bensin eceran itu menjumpai pembeli yang mencurigakan supaya melapor ke petugas,” kata Hamka, Rabu (6/2/2019).

Sejak Desember hingga Februari ini, menurut Hamka, ada 9 kasus pembakaran mobil di wilayahnya. Di Kecamatan Kaliwungu ada 3 kasus, Brangsong 2 kasus, Kendal 1 kasus, Cepiring 2 kasus dan Rowosari 1 kasus. Waktu kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

Mobil-mobil yang dibakar bukan model mewah. Paling mahal harganya Rp 130 juta. Mobil-mobil itu diparkir di pinggir jalan karena pemiliknya tidak mempunyai garasi.

Baca juga: Ganjar Pranowo Sebut Pembakaran Kendaraan di Jateng Tak Terkait Politik

Tujuan mereka, kata Hamka, adalah hanya untuk menakut-nakuti supaya masyarakat resah. Sebab tidak ada barang yang diambil ketika mereka melakukan perbuatan itu.

“Kebanyakan yang mempunyai mobil itu masyarakat dari kalangan menengah ke bawah. Tujuannya supaya masyarakat dari kalangan itu resah,” ujarnya.

Untuk itu, Hamka meminta masyarakat agar meningkatkan keamanan lingkungan dan memasang portal jalan.

Sementara itu, Bupati Kendal Mirna Anissa mengimbau masyarakat agar jangan takut dengan teror pembakaran mobil. Ia berharap masyarakat lebih waspada dan meningkatkan siskamling.

“Jika takut, para peneror tersebut akan senang. Sebab tujuan mereka membuat masyarakat takut,” katanya.

Baca juga: Cegah Teror Pembakaran Mobil, Kapolda Jateng Minta Polisi Tidur di Balai Desa

Terkait kasus teror pembakaran mobil tersebut, sebelumnya Mirna telah mengeluarkan surat edaran kepada camat hingga kades, RW dan RT agar mendata penjual bensin eceran dan meningkatkan siskamling.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X