Kompas.com - 06/02/2019, 13:15 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Bupati Purbalingga nonaktif, Tasdi, kembali disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Rabu (6/2/2019) siang ini. Agenda sidang yaitu pembacaan putusan.

Tasdi hadir dalam sidang tersebut. Ia tampak mengenakan kemeja batik, celana hitam dan sepatu.

Dengan khidmat, politisi PDIP itu mendengarkan dengan seksama uraian kasus korupsi yang menjeratnya.

Hingga pukul 13.00 WIB, hakim yang dipimpin Antonius Widjantono itu masih membacakan uraian kasus tersebut. Sementara, jaksa dari KPK dan pihak penasihat hukum mencatat poin dari uraian yang dibacakan.

Baca juga: Akui Terima Suap, Bupati Purbalingga Ceritakan Perjalanan Karirnya di PDI-P

Dalam perkara ini, Tasdi dituntut pidana selama 8 tahun penjara, denda Rp 300 juta atau setara dengan enam bulan kurungan dalam kasus suap dan gratifikasi yang menjeratnya. Ia dijerat pasal 12 huruf a dan huruf b UU Tipikor.

Jaksa juga meminta hakim untuk mencabut hak politik terdakwa, baik dalam memilih maupun dipilih dalam jabatan publik minimal 5 tahun setelah selesai menjalani masa hukuman.

Dalam pembelaannya, Tasdi mengajukan permohonan maaf kepada masyarakat Purbalingga yang memilihnya menjadi kepala daerah, di dalam sidang Rabu (23/1/2019).

Ia mengaku menyesal telah menerima sejumlah uang suap dan gratifikasi saat menjabat di kabupaten tersebut. Ia ingin warga Purbalingga memberinya maaf.

"Saya minta maaf kepada masyarakat yang telah memilih saya menjadi bupati, juga kepada keluarga besar PDI Perjuangan," ujar Tasdi, dalam nota pembelaannya.

Kasus yang menjerat Tasdi ini juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk Wakil Ketua DPR Utut Adianto, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Purbalingga.

Kompas TV Tasdi diduga menerima suap pembangunan gedung Islamic Center yang menelan anggaran Rp 70 miliar.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.