Kompas.com - 06/02/2019, 07:21 WIB

SOPPENG, KOMPAS.com - Seorang nenek berusia 80 tahun bernama Imange dan hidup sebatang kara terpaksa tinggal di gubuk bekas kandang ayam yang sangat kotor dipenuhi sampah, berukuran 3x9 meter di Kampung Solie, Desa Pising, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Kehidupan menyedihkan itu sudah dijalaninya sudah cukup lama. Nenek ini terlantar karena tidak punya keluarga, anak, dan suami. Untuk lauk pauk dia hanya berharap dari uluran tangan para tetangga, adapun bantuan yang diterima dari pemerintah setempat adalah beras raskin.

“Nenek Imange, sekira 15 tahun menjalani kehidupan di gubuk bekas kandang ayam. Namun beberapa ayam milik warga masih sering masuk dalam gubuk itu. Namun tidak membuat Nenek Imange terganggu karena sudah terbiasa, “ Kata Ana, warga Kabupaten Soppeng, Selasa (05/02/2018).

Baca juga: Jadi Vegetarian sejak Kecil, Nenek 90 Tahun Ini Masih Gesit Bekerja Mengaspal Jalan

Sementara itu sejumlah relawan Ukhuwah Filla, salah satu komunitas sosial di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, mengunjungi kediaman nenek Image pada Selasa.

Saat berkunjung, Tim Ukhuwah Filla menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada nenek Imange.

"Nenek Imange telah tinggal di gubuk bekas kandang ayam itu sudah bertahun-tahun lamanya menumpang di tetangganya. Saat suaminya meninggal Image tak lagi punya rumah," kata Dyah, salah seorang dari anggota Ukhuwah Fillah.

Sementara itu Nenek Imange mengaku kondisi kesehatannya sudah mulai melemah, tak sesehat dulu lagi saat waktu masih muda. Karena itu Image tak lagi bisa bekerja, sebagai pembantu rumah tangga.

“Saya tak mampu lagi bekerja seperti dulu sehingga, saya memilih k bertahan hidup di gubuk bekas kandang ayam ini, saya hanya bisa menunggu bantuan nak," kata Nenek Imange, sembari tertunduk lesu. 

Baca juga: Kisah Nenek Emi yang Berhari-hari Temani Jasad Suaminya di Kamar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.