Di Jatim, Ada Bus Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Penderita Kanker

Kompas.com - 04/02/2019, 17:20 WIB
Bus Fatma Fondation memberi layanan gratis pengobatan kanker payudara dan serviks, diresmikan Senin (4/2/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALBus Fatma Fondation memberi layanan gratis pengobatan kanker payudara dan serviks, diresmikan Senin (4/2/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Memperingati Hari Kanker Sedunia pada 4 Januari 2019, Fatma Fondation, yayasan sosial yang bergerak di bidang kesehatan perempuan, mengoperasikan sebuah bus layanan pemeriksaan kanker.

Bus itu akan bergerak ke sejumlah daerah, khususnya pedesaan, di Jawa Timur untuk memberikan pelayanan gratis khusus untuk perempuan penderita kanker payudara dan kanker serviks.

"Di setiap titik daerah yang dikunjungi, kami target 50 orang yang akan diperiksa gratis dengan metode pap smear, dan 100 orang untuk kegiatan penyuluhan," kata Fatma Saifullah Yusuf, pendiri Fatma Fondation.

Baginya, deteksi dini kanker serviks dan payudara penting dilakukan daripada mengobati.

"Selain pengobatan, kami juga bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberikan sosialisasi dan pemeriksaan awal untuk deteksi dini," ucapnya.

Baca juga: Doa Suami untuk Istri yang 2 Tahun Derita Kanker Payudara dan Pembengkakan Mata

Bus full AC tersebut didesain khusus untuk pemeriksaan kanker payudara dan kanker serviks. Dilengkapi sejumlah sarana seperti tempat tidur pemeriksaan hingga instalasi praktik pengobatan lainnya.

"Kami menghimpun dana sosial dan berupaya agar pemeriksaan bisa tanpa biaya. Ini akan sangat membantu untuk warga yang kurang mampu," katanya.

Inspirasi gerakan sosial tersebut diperolehnya saat 10 tahun mendampingi Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai wakil gubernur.

Saat dirinya menjabat sebagai Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanit (BKOW), dia mengaku intens mengawal isu-isu kesehatan perempuan.

Dia juga banyak melihat dan mendapatkan laporan tentang perempuan sakit dan tidak tertolong karena alasan ekonomi.

"Sebentar lagi saya bukan lagi sebagai isteri wakil gubernur, saya ingin lebih leluasa berbuat menolong perempuan korban kanker," jelasnya.

Baca juga: Kisah Mbah Siam, Tukang Pijat Tradisional yang Berjuang Melawan Kanker Mata (2)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, pada 2018 terdapat 9,8 juta jiwa penduduk dunia meninggal akibat kanker. Dari jumlah itu, kanker payudara dan serviks menyumbang angka yang cukup besar.

Sementara di Indonesia di tahun yang sama, terdapat 627.000 perempuan meninggal akibat kanker payudara, dan terdapat 21.000 kasus baru kanker serviks menyerang perempuan di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.