Reaktivasi Rel KA Cibatu-Garut, Warga Bantaran Rel Tunggu Kebijakan Ridwan Kamil

Kompas.com - 04/02/2019, 11:46 WIB
Sekretaris Paguyuban Warga Bantaran Rel Kereta Api Garut saat ditemui di kantor Bupati Garut, Senin (4/2/2019) KOMPAS.Com/ARI MAULANA KARANGSekretaris Paguyuban Warga Bantaran Rel Kereta Api Garut saat ditemui di kantor Bupati Garut, Senin (4/2/2019)

GARUT, KOMPAS.com - Paguyuban Masyarakat Bantaran Rel Kereta Api Garut masih menunggu kebijakan Ridwan Kamil soal tuntutan mereka menolak reaktivasi KA Cibatu-Garut tanpa adanya solusi bagi warga terdampak.

Alimuddin, Sekretaris Paguyuban Masyarakat Bantaran Rel Kereta Api Garut menyampaikan, Bupati Garut telah mengirimkan surat kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil agar bisa duduk bersama antara paguyuban, bupati, gubernur, dan PT KAI.

Namun, menurut Alimuddin,sampai saat ini belum ada kepastian dari Ridwan Kamil untuk mau duduk bersama dan mendengar tuntutan warga.

"Ada dua tuntutan kami, pindahkan jalur rel di daerah padat penduduk atau relokasi warga terdampak. Warga sebenarnya siap mencicil rumah jika disediakan," jelas Alimuddin saat ditemui di kantor Bupati Garut, Senin (4/2/2019).

Baca juga: Misi Survei Lintasan Rel Kereta Api di Korea Utara Telah Rampung

Alimuddin berharap, Ridwan Kamil mau duduk bersama warga bantaran rel yang terdampak untuk mencari solusi bersama. Karena, pada prinsipnya warga tidak menolak reaktivasi KA Cibatu-Garut.

"Prinsipnya kami tidak menolak, namun harus ada solusi yang menyeluruh bagi warga terdampak. Mereka telah puluhan tahun menempati bantaran rel," katanya.

Sementara soal status tanah, Alimuddin menegaskan tanah yang ditempati oleh warga di bantaran rel adalah tanah negara.

Sesuai dengan UU pertanahan, tanah tersebut bisa dimanfaatkan oleh seluruh warga negara dengan mekanisme pengajuan.

"Posisi PT KAI dengan kita sama, sama-sama bisa mengajukan pemanfaatan tanah itu, hanya mereka (PT KAI) BUMN, lebih prioritas," katanya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Regional
Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Regional
Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Regional
Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Regional
Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Regional
Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X