Guguran Lava Gunung Karangetang Meningkat, Aliran ke Arah Kali Malebuhe

Kompas.com - 02/02/2019, 18:05 WIB
Kepulan asap dari kawah Gunung Karangetang dari sisi utara, Kecamatan Siau Barat, Desember 2018 lalu. KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYKepulan asap dari kawah Gunung Karangetang dari sisi utara, Kecamatan Siau Barat, Desember 2018 lalu.

MANADO, KOMPAS.com - Aktivitas guguran lava Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, meningkat pada Sabtu (02/02/2019) pukul 06.00-12.00 Wita.

Pos Pengamatan Gunung Karangetang mencatat, secara visual gunung kabut 0-I hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

"Bau belerang tercium sampai ke pos pengamatan. Visual dari Kampung Batubulan, teramati ujung guguran atau leleran ke arah Kali Malebuhe lebih kurang 2.500 meter dari puncak kawah 2," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Karangetang, Didi Wahyudi P Bina, dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Baca juga: Aktivitas Gunung Karangetang Masih Tinggi, Siaga Darurat sampai 90 Hari

Lanjut dia, kegempaan guguran terjadi 19 kali, amplitudo 3-8 milimeter dengan durasi 35-80 detik.

"Sedangkan, hembusan jumlah 14, amplitudo 20-52 milimeter, durasi 25-50 detik. Hybrid atau fase banyak jumlah 9, amplitudo 5-8 milimeter, S-P 0 detik, durasi 12-15 detik," kata Didi.


Ia menambahkan, untuk vulkanik dangkal jumlah 4, amplitudo 3-5 milimeter, durasi 12-15 detik.

"Tektonik jauh jumlah 2, amplitudo 30-52 milimeter, S-P 17-20 detik, durasi 110-190 detik. Juga terjadi tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0,25 milimeter (dominan 0,25 milimeter)," ujarnya.

"Hingga saat ini tingkat aktivitas Gunung Karangetang masih level III atau siaga," tambah Didi.

Terkait hal ini, kata Didi, pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi.

Pertama, masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki dan beraktivitas pada radius 2,5 kilometer dari kawah 2 (utara) dan perluasan ke sektor selatan, tenggara, barat dan barat daya sejauh 3 kilometer.

Kedua, masyarakat menyiapkan masker penutup hidung dan mulut jika terjadi hujan abu.

Ketiga, masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang selama musim hujan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman lahar hujan dan banjir bandang, terutama di sepanjang bantaran Kali Batuawang hingga ke pantai.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Regional
Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Regional
Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Regional
3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

Regional
Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Regional
Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Regional
Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Regional
Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Regional
Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Regional
Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Regional
'Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan'

"Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan"

Regional
Gunung Semeru Meletus, Seluruh Pendaki Dipastikan Sudah Turun

Gunung Semeru Meletus, Seluruh Pendaki Dipastikan Sudah Turun

Regional
Gunung Semeru Meletus, Truk dan Alat Berat Penambang Pasir di Lumajang Terjebak Lahar Panas

Gunung Semeru Meletus, Truk dan Alat Berat Penambang Pasir di Lumajang Terjebak Lahar Panas

Regional
Status Tanggap Darurat Bencana Merapi di Sleman Diperpanjang hingga Akhir Desember

Status Tanggap Darurat Bencana Merapi di Sleman Diperpanjang hingga Akhir Desember

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X