Keseriusan Polda NTB Buru WN Prancis yang Kabur dari Tahanan Dipertanyakan

Kompas.com - 01/02/2019, 22:05 WIB
Poster DPO Dorfin Felix telah disebar namun yang bersnagkutan belum berhasil ditangkap. KOMPAS.com/FITRI RPoster DPO Dorfin Felix telah disebar namun yang bersnagkutan belum berhasil ditangkap.

MATARAM, KOMPAS.com - Aktivis sosial yang juga pengacara di LBH Reform, Dwi Sudarso menilai, Polda NTB kurang serius dalam melakukan pengejaran terhadap Dorfin Felix (43), warga negara Prancis yang kabur dari sel tahanan Polda NTB pekan lalu.

Dorfin merupakan gembong narkoba yang ditahan di sel Polda NTB.

"Kami melihatnya tidak serius, karena upaya sederhana seperti menempelkan foto-foto Dorfin di tempat keramaian kurang maksimal, ada yang robek tidak ditempel lagi, apalagi sampai sekarang WNA yang kabur itu belum tertangkap," kata Dwi, Jumat (1/2/2019).

Polisi, lanjut dia, harus kembali dapat menangkap Dorfin untuk merubah preseden buruk terhadap kinerja aparat kepolisian yang dinilai gagal dalam mengamankan tersangka narkotika.

Baca juga: WNA Prancis yang Kabur dari Tahanan Polda NTB Diduga Suap Oknum Polisi

Apalagi, Dorfin ini sekelas bandar atau gembongnya. 

"Mestinya Polda serius memburu Dorfin ini, (untuk) merubah pandangan masyarakat akan buruknya pengamanan di Rutan Polda NTB, yang diterpa dugaan suap pada Kasubdit Pamtah Polda NTB, berinisial TM itu kan," kata Dwi.

Terus buru pelaku

Polda NTB sendiri masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. Salah satu upayanya yakni dengan mempersempit ruang gerak Dorfin, agar tidak keluar dari Lombok.

"Kita mengerahkan juga anjing pelacak, memburu Dorfin, tapi masih belum terlacak," kata Irwasda Polda NTB, Kombes Agus Salim.

Pantauan Kompas.com di sepanjang jalur menuju kawasan pariwisata Senggigi, Jumat (1/2/2019), tidak banyak poster foto Dorfin yang ditempel, yang lengkap dengan ciri-ciri pelaku. 

Baca juga: Kaburnya WN Perancis Gembong Narkoba, Kompol TM Sudah Ditetapkan Jadi Tersangka

Lokasi lain tempat ditempelkannya foto Dorfin yakni di depan Badan Usaha Milik Desa Batu Layar. Namun, setelah tiga hari terakhir, foto pelaku robek karena diterpa hujan dan angin kencang.

Foto Dorfin juga tertempel di depan pintu masuk Puskesmas Meninting, yang berada di perbatasan Kota Mataram dan Lombok Barat.

Tempat itu dianggap strategis karena sering dilalui masyarakat yang hendak menuju kawasan pariwisata Senggigi. Hanya saja, foto Dorfin ditempel dengan ukuran kertas A4, sehingga terlihat kecil.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Regional
Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta 'Saranghae' hingga 2,5 Tahun Menunggu

Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta "Saranghae" hingga 2,5 Tahun Menunggu

Regional
Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X