5 Fakta Gembong Narkoba WN Perancis Dorfin Felix, Diduga Suap Kompol TM hingga Dapat Fasilitas "Wah" di Sel

Kompas.com - 01/02/2019, 11:11 WIB
Foto Dorfin ditempel di sejumlah tiitik keramaian di Lombok, pasca-kabur dari sel tahanan Polda NTB. KOMPAS. com/FITRI RFoto Dorfin ditempel di sejumlah tiitik keramaian di Lombok, pasca-kabur dari sel tahanan Polda NTB.

"Kata tukang itu pakai gergaji besi, tetapi sudah lama dikerjakan, dan pada hari H baru bisa terlepas. Dan ada warga yang mendengar jatuhnya besi atau jeruji," kata Kombes Agus.

Baca Juga: 5 Fakta Kaburnya Tahanan Narkoba Rp 3 Miliar Asal Perancis, Oknum Polisi Diamankan hingga Kejanggalan Kasus

3. Diduga TM memberi perlakuan khusus kepada Dorfin

Agus mengatakan, diduga kuat TM memberikan fasilitas khusus pada Dorfin selama menjadi tahanan di Polda NTB.

"Pada prinsipnya, apa yang terjadi dalam rutan hampir semua melanggar SOP," tambahnya.

Agus memberikan beberapa contoh perlakuan khusus dari tersangka TM tersebut, antara lain memberikan selimut kepada Dorfin. Saat petugas menegur tersangka, justru TM marah balik pada petugas, khawatir Dorfin kedinginan.

Lalu, saat Dorfin kabur jumlah penjaga yang semestinya 4 orang hanya berjaga 2 orang saja.

"Nah ini akan kami dalami, kenapa yang berjaga hanya dua orang, mereka yang tidak berjaga mengaku sakit, akan kami cek. Kalau sakit, sakit apa dan kalau periksa ke dokter akan kami cek ke dokter mana," tegasnya.

Tersangka sabu senilai miliaran rupiah itu juga mendapat handphone, tv dan setiap hari mendapat makanan enak dengan menggunakan aplikasi Grab, kata Kombes Agus.

Baca Juga: Seorang Tahanan Kabur Saat Disuruh Mengecat Ruangan Kasat Narkoba

4. Penjelasan terkait dugaan suap Rp 10 miliar

Suap.Shutterstock Suap.

Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes I Komang Suartana, Kamis (31/1/2019), mengatakan, pihaknya telah mengklarifikasi isu tentang aliran dana Rp 10 miliar dari tersangka Dorfin Felix, kepada TM.

"Dari hasil penelusuran aliran tersebut setelah Polda NTB berkoordinasi dengan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) tidak ditemukan aliran dana dengan jumlah tersebut, tidak ada dana Rp 10 miliar tersebut," katanya.

"Kami mohon dan berharap agar isu atau rumor adanya dana Rp 10 miliar yg diembuskan tersebut untuk tidak dibesar-besarkan karena dari hasil penelusuran rekening oleh penyidik tidak ditemukan nilai tersebut. Mohon bantuan media untuk bisa meluruskan ke masyarakat," kata Suartana.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X