Kota Lama Semarang Bakal Dilengkapi Museum VW

Kompas.com - 01/02/2019, 09:58 WIB
Gereja Blenduk menjadi salah satu bangunan cagar budaya di Kota Lama, Semarang. KOMPAS.com/NAZAR NURDINGereja Blenduk menjadi salah satu bangunan cagar budaya di Kota Lama, Semarang.

SEMARANG, KOMPAS.com - Kota Lama Semarang, Jawa Tengah tengah direvitalisasi agar menjadi salah satu destinasi wisata andalan Semarang. Berbagai pihak ikut serta dalam proses itu, termasuk sejumlah badan usaha milik negara (BUMN).

Salah satunya PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) (Persero) yang akan membangun museum mobil VW. Museum direncanakan dibangun dengan melibatkan salah satu BUMN, PT Taman Wisata Candi (TWC) di aset gedung milik PPI di Kota Lama.

"Rencananya ada beberapa gedung yang kami sulap menjadi museum VW,” ujar Asisten Senior Manajer Optimalisasi Properti PPI, Adi Rakhman Akbar, Jumat (1/2/2019).

Akbar menjelaskan, PPI mempunyai 13 aset berupa bangunan gedung di Kota Lama. Sebagian gedung sendiri masih operasional, sebagian lagi dipinjam pakai oleh Pemerintah Kota Semarang.

Baca juga: Kota Lama Semarang Berpeluang Besar Jadi Kota Pusaka UNESCO

Dari 13 gedung yang ada, rencananya ada 5 bangunan yang akan dipermak menjadi museum. Salah satu gedung yang cocok dijadikan ruang pameran itu diidentifikasi seluas 1.068 meter persegi.

"Di lokasi itu, kami berencana buat house of VW. Gedung akan diisi VW dari tahun 1950an sampai 1980an. Konsepnya nanti seperti museum angkut (Malang),” tambahnya.

Mobil VW sendiri dipilih karena punya keunggulan dibanding yang lain. Dipilihnya pabrikan mobil asal Jerman ini yang bergaya klasik dinilai cocok dengan arsitektur gedung tua di Kota Lama. VW juga dapat diterima semua kalangan.

Direktur Teknik dan Infrastruktur PT TWC, Mardijono Nugroho menambahkan, rencana pendirian museum VW di Kota Lama akan dicoba dites pasar untuk mengetahui animo masyarakat. Jika potensi bagus, museum VW akan dikembangkan lebih lanjut.

Baca juga: Kota Lama Semarang Diupayakan Seperti Kawasan Braga Bandung

"Konsep dasarnya nanti seperti museum angkut, namun dikhususkan mobil VW,” tambahnya.

Dikatakannya, museum VW di Kota Lama direncanakan dimulai pada Maret 2019 ini. Pihaknya berharap bangunan itu bisa menambah Kota Lama makin eksotis. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X