Cuaca Buruk, Sejumlah Wilayah di Manado Dilanda Banjir dan Longsor

Kompas.com - 01/02/2019, 09:16 WIB
Jalan Hasanudin 21 LK 1, Tuminting, Kecamatan Tuminting, Sulut, air banjir sudah hampir setinggi dada, Jumat (1/2/2019). Dokumen FacebookJalan Hasanudin 21 LK 1, Tuminting, Kecamatan Tuminting, Sulut, air banjir sudah hampir setinggi dada, Jumat (1/2/2019).

MANADO, KOMPAS.com - Cuaca buruk berupa hujan intensitas sedang hingga lebat melanda wilayah Sulawesi Utara ( Sulut) pada Jumat (01/02/2019).

Akibat cuaca buruk ini, sejumlah wilayah di Kota Manado diterjang banjir dan longsor, seperti terpantau di media sosial (medos) warga. 

Misalnya di Kampung Islam Tuminting terjadi banjir. Kemudian di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunakan, air dari Kali Buha naik ke pemukiman warga dan masuk ke dalam rumah. 

Di Kelurahan Taas, Kecamatan Tikala, air menggenangi badan jalan, dan itu juga terjadi di depan SPBU Tikala. 

Baca juga: Cegah Penyebaran DBD, Pemkot Manado Bentuk Tim Pemantau Jentik

Di Kelurahan Ketang Baru, Kecamatan Singkil juga sudah terjadi banjir. Sedangkan tanah longsor terjadi di ruas Jalan Pumorow Manado.

Seperti diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca di Provinsi Sulut.

BMKG mencatat berpotensi terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir pada pukul 08.00 Wita di wilayah Manado, Minahasa Utara, Minahasa, Tomohon, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolmong, Bolmong Utara dan sekitarnya.

Serta dapat meluas ke wilayah Bitung, Bolaang Mongondow Timur, Kotamobagu, Bolaang Mongondow Selatan dan sekitarnya.

Baca juga: Warga Manado Diajak Berdoa di Rumah Ibadah Setiap Tanggal 1

 

Cuaca buruk

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Kelas II Sam Ratulangi Manado Cariz Kainama mengatakan, berdasarkan pantauan citra satelit pukul 08.50 WITA, sebagian besar wilayah Sulawesi Utara masih berpotensi cuaca buruk berupa hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

"Dikarenakan adanya belokan angin di wilayah Sulawesi Utara karena pengaruh daerah tekanan rendah di wilayah selatan khatulistiwa. Dihimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir, untuk lebih waspada dengan kondisi saat ini," imbaunya.

Sementara, Kepala Kantor SAR Manado Amiruddin melalui Humas SAR Feri Ariyanto mengatakan, masyarakat yang di tinggal di bantaran sungai agar waspada dan berhati-hati.

"Saat ini air DAS Tondano naik perlahan lahan, dan tidak kalah penting masyarakat yang tinggal di perbukitan agar waspada," katanya.

Pantauan Kompas.com, hingga pukul 09.46 WITA, hujan lebat masih mengguyur wilayah Sulut, khususnya Kota Manado.

Baca juga: RSJ Ratumbuysang Manado Siap Tampung Caleg Stres



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tukang Becak Iuran untuk Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh, Ini Kisahnya

5 Tukang Becak Iuran untuk Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh, Ini Kisahnya

Regional
Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

Regional
Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

Regional
Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Regional
Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Regional
2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

Regional
Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Regional
Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Regional
'Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas'

"Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas"

Regional
'Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan'

"Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan"

Regional
Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Regional
Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Regional
'Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini'

"Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini"

Regional
Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X