BNI Cabang Bima Kembalikan Uang Nasabah Korban "Skimming"

Kompas.com - 01/02/2019, 06:51 WIB
Pimpinan BNI kantor Cabang Bima, Muhamad Amir KOMPAS.com/SYARIFUDINPimpinan BNI kantor Cabang Bima, Muhamad Amir

BIMA, KOMPAS.com - BNI cabang Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengembalikan seluruh uang nasabah yang menjadi korban kejahatan skimming di tiga ATM di Kota Bima pada Selasa (29/1/2019). 

Pimpinan BNI Cabang Bima H Muhamad Amir mengatakan, dari laporan masuk setidaknya 101 nasabah yang teridentifikasi menjadi korban kejahatan melalui metode skimming atau duplikasi data.

Total kerugian nasabah akibat kejahatan perbankan itu diperkirakan berkisar hingga Rp 300 juta.

Baca juga: Puluhan Nasabah BNI Cabang Bima Jadi Korban Skimming, Ratusan Juta Raib

"Alhamdulillah, dana nasabah yang menjadi korban tersebut, semuanya telah kami kembalikan ke rekening masing-masing nasabah,” kata Amir kepada wartawan, Kamis (31/1/2019)

Berdasarkan hasil investigasi internal BNI, kata dia, kasus yang terjadi di Bima merupakan dampak cybercrime dimana pelaku memanipulasi ATM dan menguras uang nasabah.

"Dengan data yang diambil secara ilegal tersebut, pelaku menarik dana nasabah dari tempat lain," tuturnya.

BNI Bima blokir 2.800 rekening

Saat ini, pihak BNI telah melakukan tindakan pengamanan dengan memblokir rekening dan ATM nasabah yang terkena atau pun masih terindikasi akan menjadi korban skimming.

Adapun jumlah yang diblokir berjumlah sekitar 2.800 rekening.

Baca juga: Korban Skimming Nasabah BNI Cabang Bima Bertambah, 2.800 Rekening Diblokir

Menurut Amir, pemblokiran dilakukan karena rekening dan kartu nasabah yang terkena skimming tidak lagi aman dilakukan transaksi.

"Dengan melakukan blokir itu sehingga pelaku tidak dapat melanjutkan aksinya,"ucapnya

Bagi para nasabah yang kartunya diblokir akan dihubungi oleh petugas BNI secepatnya. Penggantian kartu juga bisa dilakukan dikantor Cabang BNI terdekat tanpa dikenakan biaya.

Nasabah juga perlu secara rutin mengubah nomor PIN sebagai langkah pengamanan.

"Selain mengganti kartu nasabah, tindakan pencegahan lain yang dilakukan adalah meningkatkan pengamanan terhadap ATM," ujar Amir.

Baca juga: Skimming ATM di Karimun, 2 WN Malaysia Ditangkap

 

Giatkan patroli ATM

Ia menyadari posisi ATM di wilayah Bima memang belum maksimal dipantau pegawai bank. Untuk itu, pihaknya akan meningkatkan patroli ke titik-titik lokasi ATM agar mencegah terjadinya aksi-aksi seperti skimming kembali terulang.

"Patroli dan pemantauan di tiap ATM perlu kita tingkatkan lagi agar kasus seperti ini tak lagi terjadi,'ucapnya

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 101 nasabah BNI dilaporkan sebagai korban kejahatan skimming dengan potensi kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Pimpinan BNI kantor cabang Bima, Muhamad Amir menyebutkan, ada tiga mesin ATM milik BNI yang terkena skimming.

Baca juga: Pelaku Skimming Pura-pura Jadi Korban dan Minta Ganti Rugi ke Bank

 

Ketiga ATM yang menjadi sasaran pelaku kejahatan perbankan tersebut ditiga titik diluar kantor BNI. Dua unit diantaranya terletak di SPBU Penatoi dan Arta Bima Mall.

Dari hasil pengecekan, pihak bank menemukan alat skimmer yang terpasang di perangkat mesin ATM sebagai penyalin data untuk melakukan tindak kejahatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Regional
Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Regional
Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Regional
Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Regional
Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Regional
Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Regional
Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Regional
6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

Regional
4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

Regional
Kronologi Pemulung Positif Covid-19 Kabur Saat Hendak Dikarantina Satgas Kota Ambon

Kronologi Pemulung Positif Covid-19 Kabur Saat Hendak Dikarantina Satgas Kota Ambon

Regional
Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bima Ricuh, 2 Polisi Terluka, 8 Mahasiswa Ditangkap

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bima Ricuh, 2 Polisi Terluka, 8 Mahasiswa Ditangkap

Regional
4 Mahasiswa Tersangka Demo di DPRD Jateng Jadi Tahanan Kota

4 Mahasiswa Tersangka Demo di DPRD Jateng Jadi Tahanan Kota

Regional
Kabur Saat Dibawa ke Pusat Karantina, Satgas Belum Temukan Pemulung Positif Covid-19

Kabur Saat Dibawa ke Pusat Karantina, Satgas Belum Temukan Pemulung Positif Covid-19

Regional
Massa Aksi Padati Bundaran UGM Yogyakarta

Massa Aksi Padati Bundaran UGM Yogyakarta

Regional
Khofifah: Saya Optimistis Museum dan Galeri Seni SBY-ANI Dongkrak Perekonomian Pacitan

Khofifah: Saya Optimistis Museum dan Galeri Seni SBY-ANI Dongkrak Perekonomian Pacitan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X