Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Tak Ingin Ada Sekolah Ambruk, Hendi Peringati Kepala Sekolah dan Kadis

Kompas.com - 31/01/2019, 19:34 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam kunjungannya ke SMPN 31 Semarang, Kamis (31/1/19). Dok. Humas Pemerintah Kota SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam kunjungannya ke SMPN 31 Semarang, Kamis (31/1/19).

KOMPAS.com – Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, saat ini  infrastruktur dan sarana prasarana pendidikan yang memadai menjadi hal yang sangat penting di Kota Semarang.

Kata dia, ini karena infrastruktur dan sarana pendidikan adalah bagian dari empat komponen penting untuk menghasilkan output pendidikan yang baik.

Adapun tiga komponen yang dimaksud orang nomor satu di Kota Semarang itu, yakni proses pendidikan, kualitas guru dan kondisi para siswa ayng berkaitan dengan pembinaan kepala sekolah

"Persoalannya sekarang adalah jangan sampai ada sekolah yang ambruk. Jika dijumpai ada sekolah yang ambruk, maka tidak hanya Kepala Sekolahnya saja, bahkan kepala dinasnya pun bisa saya copot," ujar Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu dalam kunjungannya ke SMPN 31 Semarang, Kamis (31/1/19).

Baca jugaSidak ke Sekolah Dasar, Hendi Ingin Fasilitas Pendidikan Ditingkatkan

Oleh karena itu, dalam kunjungannya tersebut Hendi memastikan keempat komponen dalam kondisi baik. 

Lebih lanjut Hendi mengatakan, infrastruktur merupakan hal sangat mendasar yang harus diperhatikan oleh kepala sekolah dan para penggiat pendidikan di Kota Semarang.

Untuk itu, dirinya mengingatkan mereka agar jangan pernah menunda hal-hal kecil dalam perbaikan infrastruktur.

Ia mencontohkan perbaikan plafon yang tidak perlu menunggu hingga dua tahun untuk bisa diperbaiki.

"Yang bisa ditunda adalah hal-hal yang sudah ada seperti paving," ujar Hendi.

Karena itu, pihaknya meminta agar dilakukan Rapat Koordinasi (Rakor) terkait analisa, inventarisir dan kebutuhan anggaran masing-masing sekolah yang disusun berdasarkan skala prioritas.

Baca jugaWali Kota Semarang Beri Bantuan Empat Bus Sekolah

Sebagai informasi, sektor pendidikan dan kesehatan menjadi penyumbang indikator tertinggi dalam menentukan kemajuan sebuah kota, termasuk Semarang.

Untuk itu, pada sektor pendidikan, ada jaminan perolehan pendidikan gratis bagi warga kurang mampu dari SD hingga SMP di Kota Semarang. Selain itu Hendi berserta jajarannya terus mendorong peningkatan infrastruktur.

Hasilnya, angka harapan sekolah Kota Semarang pun mencapai 15,2 persen tahun, Angka ini  mengungguli kota-kota lainnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

Regional
Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Regional
Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Regional
Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Regional
Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Regional
Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Regional
Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Regional
Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Regional
Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Regional
RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

Regional
RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Regional
Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Regional
komentar di artikel lainnya