Pengungkapan Ratusan Paket Ganja, Wali Kota Bogor Imbau Masyarakat Giatkan Siskamling

Kompas.com - 31/01/2019, 17:56 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya saat ditemui disela acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Jabar dan Banten (BJB) di Hotel Aryaduta, Bandung, Selasa (11/12/2018).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Wali Kota Bogor Bima Arya saat ditemui disela acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Jabar dan Banten (BJB) di Hotel Aryaduta, Bandung, Selasa (11/12/2018).


BOGOR, KOMPAS.com - Pengungkapan kasus peredaran ratusan paket ganja oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) di wilayah Kota Bogor, pada Rabu (30/1/2019) malam, menjadi peringatan dini.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto pun mengimbau agar masyarakat menggiatkan sistem keamanan lingkungan ( siskamling) di wilayahnya masing-masing.

“Seperti arahan saya bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim, agar warga semua waspada. Ada mobil parkir di tempat sepi, ada pergerakan orang tidak dikenal yang mencurigakan, langsung berkoordinasi. Pos siskamling juga harus semuanya berfungsi untuk tempat koordinasi, mengantisipasi apabila ada hal-hal yang mencurigakan, tidak hanya narkotika,” ungkap Bima, Kamis (31/1/2019).

Baca juga: BNN Gagalkan Penyelundupan Ratusan Kg Ganja asal Aceh via Truk yang Dimodifikasi


Bima mengaku, telah berbicara dengan dua orang pelaku berinisial I dan B, yang diketahui merupakan warga Ciapus, Kabupaten Bogor.

Kepada Bima, salah satu pelaku mengaku melakukan pekerjaan sebagai kurir ganja lantaran tergiur dengan upah yang ditawarkan.

"Dia bilang, dapat Rp 50.000 per satu kilo ganja yang dibawa. Dia juga bilang pernah dipenjara karena kasus pemakai ganja,” kata Bima.

Ia mengapresiasi BNN atas pengungkapan kasus tersebut, karena mampu menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.

“Ketika ada informasi tadi terdapat jumlah yang cukup signifikan, ini sangat mengejutkan ya. Saya berterima kasih dan mengapresiasi kepada teman-teman BNN yang luar biasa bekerja keras. Karena bagaimanapun, narkoba ini sangat merusak generasi muda,” sebut dia.

Sebelumnya, BNN menggagalkan peredaran ratusan paket ganja yang diselundupkan dari Aceh menuju Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Bawa Ganja 3 Karung, 4 WNA asal Papua Niugini Diamankan Polisi

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Amran Depari mengungkapkan, ratusan kilogram paket ganja itu dibawa dari Aceh menuju Bogor menggunakan truk yang sudah dimodifikasi.

Amran mengatakan, paket-paket ganja siap edar itu merupakan hasil pengembangan atas pengungkapan kasus ganja di Bandara Soekarno-Hatta.

Pengiriman paket-paket ganja itu dilakukan melalui jalur darat dan udara. Atas dua kasus pengungkapan itu, total ganja yang disita BNN mencapai 1,5 ton.

"Peredaran ganja tersebut dikendalikan oleh seorang narapidana yang saat ini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kebon Waru, Bandung, Jawa Barat," ungkap Amran.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Tersandung Kasus Hukum, Pria Ini Tetap Dilantik sebagai Anggota DPRD Gresik

Tersandung Kasus Hukum, Pria Ini Tetap Dilantik sebagai Anggota DPRD Gresik

Regional
Aceng Fikri Bisa Pastikan Wanita yang Bersamanya di Dalam Kamar Hotel Istri Sah

Aceng Fikri Bisa Pastikan Wanita yang Bersamanya di Dalam Kamar Hotel Istri Sah

Regional
Dokter Gigi yang Ditangkap Densus 88 di Sampang Terancam Diberhentikan dari PNS

Dokter Gigi yang Ditangkap Densus 88 di Sampang Terancam Diberhentikan dari PNS

Regional
Suami Istri Terduga Teroris 10 Tahun Tinggal di Sampang Madura

Suami Istri Terduga Teroris 10 Tahun Tinggal di Sampang Madura

Regional
Seorang Pria Tewas Dianiaya 2 Pelaku yang Ngamuk Saat Takziah

Seorang Pria Tewas Dianiaya 2 Pelaku yang Ngamuk Saat Takziah

Regional
Soal Pelaporan Ustaz Abdul Somad, Polda NTT Masih Periksa Saksi Ahli

Soal Pelaporan Ustaz Abdul Somad, Polda NTT Masih Periksa Saksi Ahli

Regional
Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Infrastruktur di Pandanaran Dipercepat

Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Infrastruktur di Pandanaran Dipercepat

Regional
6 Pekerja Asing Pemilik 500 Ton BBM Ilegal Ditangkap, Transaksi di Tengah Laut

6 Pekerja Asing Pemilik 500 Ton BBM Ilegal Ditangkap, Transaksi di Tengah Laut

Regional
Mahasiswa Papua di Malang: Yang Lalu Biarkan Berlalu

Mahasiswa Papua di Malang: Yang Lalu Biarkan Berlalu

Regional
Gempa Bogor, 25 Rumah Rusak, 200 Warga Mengungsi

Gempa Bogor, 25 Rumah Rusak, 200 Warga Mengungsi

Regional
Ada Penolakan Danau Rana Jadi Destintasi Wisata Dunia, Ini Tanggapan Pemkab Buru

Ada Penolakan Danau Rana Jadi Destintasi Wisata Dunia, Ini Tanggapan Pemkab Buru

Regional
Ayah yang 9 Tahun Jadikan 2 Putrinya Budak Seks Sadar Perkosa dan Ancam Bunuh Korban

Ayah yang 9 Tahun Jadikan 2 Putrinya Budak Seks Sadar Perkosa dan Ancam Bunuh Korban

Regional
Seorang Pria Perkosa Anak Majikan, Begini Kronologinya

Seorang Pria Perkosa Anak Majikan, Begini Kronologinya

Regional
3 Tersangka Kerusuhan Manokwari Bakar Bendera Merah Putih dan Jarah ATM

3 Tersangka Kerusuhan Manokwari Bakar Bendera Merah Putih dan Jarah ATM

Regional
Oknum Polisi yang Diduga Berikan Miras ke Mahasiswa Papua Dinonaktifkan dari Jabatannya

Oknum Polisi yang Diduga Berikan Miras ke Mahasiswa Papua Dinonaktifkan dari Jabatannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X