Kompas.com - 31/01/2019, 16:50 WIB
Kompas TV Penanganan sampah khususnya di kota-kota besar di Indonesia merupakan salah satu permasalahan perkotaan yang sampai saat ini merupakan tantangan bagi pengelola kota. Pertambahan penduduk dan peningkatan aktivitas yang pesat di kota-kota besar mengakibatkan meningkatnya jumlah sampah disertai permasalahannya. Diperkirakan rata-rata sekitar 40hingga 60 persen sampah yang dapat terangkut ke tempat pembuangan akhir. Kemampuan pengelola kota menangani sampah dalam sepuluh tahun terakhir cenderung menurun. Simak pembahasannya bersama pengamat lingkungan hidup dari Universitas Indonesia, Tarsoen Waryono dan juga Direktur Eksekutif Walhi DKI Jakarta, Tubagus Soleh Ahmadi.

Hanya saja, pihak SPKT meminta mereka membuat surat agar laporan tidak ganda seperti di Polsek pada awal kejadian.

Apa yang dialami Murdani diduga kuat teror dan dugaan percobaan pembunuhan atas dirinya dan keluarganya. Belum diketahui apa yang melatarbelakangi dan motif tindakan orang tak dikenal tersebut.

Namun, Murdani mengaku dalam setahun terakhir ini kerap mendampingi warga yang menolak tambang pasir atau galian C di Desa Menemeng, Lombok Tengah, yang jaraknya hanya 100 meter dari tempat tinggalnya.

"Lokasi tambang pasir galian C itu total luasnya mencapai 200 hektar, hanya saja nama-nama pemiliknya berbeda-beda, untuk mengantisipasi sulitnya perizinan tambang pasir atau galian C itu," terangnya.

Koordinator tim kuasa hukum Murdani, Dwi Sudarsono mengatakan, pihaknya melaporkan kembali kasus Murdani ke Polda NTB karena kecewa dengan lambannya penanganan di Polsek  Pringgarata tempat melapor di awal kejadian,

"Teror terhadap Murdani bukan hanya ingin menghancurkan harta benda tetapi juga mengancam keselamatan. Ini bukan hal yang main main ya, ini masalah serius. Apalagi aktivitas saudara Murdani mengadvokasi warga yang menolak tambang pasir ilegal. Sayangnya, kami tak melihat aparat serius menangani kasus ini," terang Dwi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X