Tahun Ini, Jumlah Penderita DBD di Magetan Naik 300 Persen

Kompas.com - 31/01/2019, 09:34 WIB
Upaya Fogging yang dilakukan Dinas Kesehatan Magetan untuk menekan jumlah penderita DBD. Di Kabupaten Magetan tercatat 57 warga menderita DBD, 1 di antaranya meninggal dunia. KOMPAS.com/ DOK CAHYOUpaya Fogging yang dilakukan Dinas Kesehatan Magetan untuk menekan jumlah penderita DBD. Di Kabupaten Magetan tercatat 57 warga menderita DBD, 1 di antaranya meninggal dunia.

MAGETAN, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Jawa Timur menctatat 1 penerita demam berdarah dengue (DBD) meninggal dunia. Sementara jumlah penderita DBD di daerah itu sebanyak 57 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Didik Setyo Margono mengatakan, angka tersebut meningkat 300 persen dibandingkan tahun 2018.

"Tahun 2018 pada bulan Januari, jumlah penderita DBD ada 18 penderita, sedangkan tahun 2019 ini ada 57 penderita dan satu meninggal,” ujarnya, Rabu (31/01/2019).

Ddik menambahan, peningkatan jumlah penderita dan korban meninggal akibat DBD di Kabupaten Magetan, menurutnya, sesuai siklus 3 tahunan. Peningkatan jumlah DBD juga akan terjadi 3 tahun mendatang jika tidak diikuti upaya pencegahan secara maksimal.

“Tiga tahun lagi, tahun 2021 nanti diperkirakan akan terjadi kenaikan kasus penderita DBD lagi," katanya.

Baca juga: Bupati Ponorogo Gratiskan Biaya Pengobatan Penderita DBD

Untuk mencegah adanya peningkatan jumlah penderita dan korban akibat DBD, Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan jauh hari sudah berupaya melakukan antisipasi dengan membuat surat edaran bupati yang ditujukan kepada kepala desa dan camat se-Kabupaten Magetan.

Surat edara tersebut berisi imbauan melakukan antisipasi dengan gerakan pembersihan sarang nyamuk (PSN) secara serentak. Sayangnya, upaya tersebut tak maksimal karena belum dilaksanakan secara serentak oleh warga.

“Gerakan massal PSN secara serentak, kuncinya BMST atau berkualitas massal serentak dan terjadwal rutin,” ucapnya.

Baca juga: 19 Warga Ambon Dirawat di Rumah Sakit Karena Terserang DBD



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalani 'Rapid Test' Wajib, 40 Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Reaktif Covid-19

Jalani "Rapid Test" Wajib, 40 Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Reaktif Covid-19

Regional
Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Regional
Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Regional
Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Regional
Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Regional
Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Regional
Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Regional
Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Regional
Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Regional
Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Regional
Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Regional
Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Regional
Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Regional
Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X