Kekurangan Akses Air, Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Barat Sulit Dipadamkan

Kompas.com - 31/01/2019, 06:58 WIB
Kobaran titik api kebakaran lahan gambut kembali menyala tersebar di tiga titik di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Rabu (30/01/2019) malam.  Sehingga petugas gabungan dari BPBD, TNI dan Polisi terus berupaya melaukan upaya pemadaman hingga malam hari. KOMPAS.com/RAJA UMARKobaran titik api kebakaran lahan gambut kembali menyala tersebar di tiga titik di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Rabu (30/01/2019) malam. Sehingga petugas gabungan dari BPBD, TNI dan Polisi terus berupaya melaukan upaya pemadaman hingga malam hari.

MEULABOH, KOMPAS.com - Kebakaran lahan gambut di kabupaten Aceh Barat pada Rabu (30/1/2019) membuat petugas gabungan dari BPBD, TNI dan Polisi kewalahan. Mereka terus berupaya melakukan pemadaman hingga malam hari. 

Seperti diketahui, sebelumnya terjadi kebakaran di lahan gambut yang berada Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat sejak Selasa (29/1/2019). 

Tim gabungan berhasil memadamkan sejumlah titik api, namun kemudian muncul tiga lagi titik kebakaran di lahan gambut tersebut pada Rabu. 

“Titik api kembali muncul di lokasi lain, sebagian lokasi tadi sudah berhasil kami padamkan, tapi muncul di lokasi lain,” kata Danramil Kodim 0105 Aceh Barat Kapten Sudarsono, Rabu malam.

Baca juga: Kebakaran Lahan Gambut di Kampung Bungsur Siak Kian Meluas

Menurut Sudarsono, kebakaran lahan gambut di Kabupaten Aceh Barat terjadi sejak Selasa (29/01/2019) petang, namun kondisi titik api terus membesar dan menyebar pada saat menjelang malam hari.

Sudarsono mengatakan, upaya pemadaman sulit dilakukan karena akses lokasi gambut dan sulitnya sumber air karena lokasi kebakaran berada di tengah hutan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Titik api kebakaran lahan tersebar di tiga desa meliputi Desa Suak Raya, Leuhan dan Lapang, menjelang dinihari titik api sempat padam karena embun,” katanya.

Masih kata Sudarsono, kebakaran lahan gambut diduga akibat faktor kesengajaan. Yakni, dibakar untuk pembukaan lahan sawit baru.

Petugas gabungan memperkirakan luas lahan gambut yang terbakar mencapai enam hektar.

Baca juga: Kebakaran Kembali Landa Lahan Gambut di Aceh Barat



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X