2 Pasien DBD Meninggal dan 51 Orang Dirawat di Kota Tasikmalaya

Kompas.com - 30/01/2019, 10:49 WIB
Ilustrasi nyamuk TacioPhilipIlustrasi nyamuk

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Dua orang pasien demam berdarah dengue (DBD) meninggal dunia dan 51 orang dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Tasikmalaya sampai Rabu (30/1/2019).

"Kasus DBD di Kota Tasikmalaya sekarang ini mengalami peningkatan dengan jumlah 53 orang positif, dua di antaranya telah meninggal berasal dari Kecamatan Cihideung dan Kawalu. Namun, 51 orang lainnya masih dalam perawatan intensif di beberapa rumah sakit, mulai dari RSUD dr Soekardjo, RS TMC dan RS Jasa Kartini," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Cecep Zaenal Kholis, Rabu pagi.

Cecep mengatakan, serangan peyakit yang bisa mengakibatkan kematian ini mengalami peningkatan sejak awal tahun 2019. Sedangkan, pasien yang meninggal dunia adalah Lina Susilawati (36) asal Cihideung dan seorang anak balita Rasa (1,4) asal Kawalu, Kota Tasikmalaya.

"Kasus demam berdarah dengue diprediksi akan terus mengalami peningkatan karena masih banyak masyarakat selama ini kurang menyadari pada pola pemberantasan sarang nyamuk (PSN), termasuk pola hidup bersih," tambah dia.

Baca juga: Sebanyak 1.052 Warga Sulut Terkena DBD, 13 Orang Meninggal

Cecep mengatakan bahwa selama ini daerah endemik DBD di Kota Tasikmalaya berada di seluruh kecamatan. Pihaknya berharap masyarakat untuk waspada dan segera mencegah jentik-jentik nyamuk di wilayah masing-masing.

"Kalau daerah endemik, kita deteksi hampir di semua kecamatan, 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya," katanya.

Kasus DBD di Kabupaten Tasikmalaya

Sementara itu, di wilayah tetangga, yakni Kabupaten Tasikmalaya, kasus penyakit DBD mengalami peningkatan yang sama dari beberapa bulan sebelumnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penendalian Penyakit Menular (P2PM) Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi mengatakan, kasus DBD di Kabupaten Tasikmalaya selama ini dipastikan mengalami peningkatan karena kesadaran masyarakat terkait pemberantasan sarang nyamuk masih rendah.

Baca juga: 395 Warga Sumatera Selatan Terkena DBD, 3 di Antaranya Meninggal

Sedangkan, petugas puskesmas yang berada di beberapa kecamatan masih terus menggalakkan pola bersih lingkungan.

" Pasien DBD di Kabupaten Tasikmalaya telah tercatat 20 orang dan sedang dirawat di rumah sakit. Kalau di wilayah kami belum diketahui ada korban meninggal sampai sekarang," kata Atang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karyawan BRI Selewengkan Dana KUR, Nasabah yang Menerima Tidak Disurvei, Diarahkan Beli Motor Bekas

Karyawan BRI Selewengkan Dana KUR, Nasabah yang Menerima Tidak Disurvei, Diarahkan Beli Motor Bekas

Regional
Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Sering Terjadi, Kemarin Paling Besar dan Lama

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Sering Terjadi, Kemarin Paling Besar dan Lama

Regional
Detik-detik Ernawati Melahirkan Bayi yang Dinamai Banjiriah, Bidan: Baru Naik Perahu, Sudah Pembukaan Empat

Detik-detik Ernawati Melahirkan Bayi yang Dinamai Banjiriah, Bidan: Baru Naik Perahu, Sudah Pembukaan Empat

Regional
Fakta Mantan Anggota DPRD Lecehkan Anak Gadisnya, Berusia 65 Tahun dan Istri Dirawat karena Covid-19

Fakta Mantan Anggota DPRD Lecehkan Anak Gadisnya, Berusia 65 Tahun dan Istri Dirawat karena Covid-19

Regional
Pecat 2 Adiknya dari Jabatan di Keraton, Sultan HB X: Gaji Buta 5 Tahun

Pecat 2 Adiknya dari Jabatan di Keraton, Sultan HB X: Gaji Buta 5 Tahun

Regional
5 Hal di Balik Tertembaknya Haji Permata, Kakanwil Bea Cukai Kepri Didesak Mundur dari Jabatan

5 Hal di Balik Tertembaknya Haji Permata, Kakanwil Bea Cukai Kepri Didesak Mundur dari Jabatan

Regional
Bioskop di Kota Tegal Bakal Beroperasi Lagi, tapi Ada Syaratnya

Bioskop di Kota Tegal Bakal Beroperasi Lagi, tapi Ada Syaratnya

Regional
Fakta Video Perempuan Berjoget Pamer Celana Dalam, Viral di Medsos, Pelakunya Ternyata Waria

Fakta Video Perempuan Berjoget Pamer Celana Dalam, Viral di Medsos, Pelakunya Ternyata Waria

Regional
Berisiko Tinggi, Pencarian 3 Korban Gempa Majene yang Tertimbun Longsor Dihentikan

Berisiko Tinggi, Pencarian 3 Korban Gempa Majene yang Tertimbun Longsor Dihentikan

Regional
Aniaya Warga, Mantan Staf Ahli Gubernur NTT Dipolisikan

Aniaya Warga, Mantan Staf Ahli Gubernur NTT Dipolisikan

Regional
Pekanbaru Terapkan Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari

Pekanbaru Terapkan Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari

Regional
2.363 Kepala Keluarga di Kediri Krisis Air Bersih, Warga Bergantung Bantuan Pemerintah

2.363 Kepala Keluarga di Kediri Krisis Air Bersih, Warga Bergantung Bantuan Pemerintah

Regional
Masih Tunggu Hasil Swab, Pria Ini Nekat Mudik untuk Makamkan Istrinya, Ternyata Positif Covid-19

Masih Tunggu Hasil Swab, Pria Ini Nekat Mudik untuk Makamkan Istrinya, Ternyata Positif Covid-19

Regional
Sosok Haji Permata Pengusaha Batam yang Tewas Tertembak Saat Petugas Bea Cukai Tangkap Pembawa Rokok Ilegal

Sosok Haji Permata Pengusaha Batam yang Tewas Tertembak Saat Petugas Bea Cukai Tangkap Pembawa Rokok Ilegal

Regional
7 Fakta Angin Puting Beliung yang Muncul di Waduk Gajah Mungkur

7 Fakta Angin Puting Beliung yang Muncul di Waduk Gajah Mungkur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X