Harapan Kadisdik Pencetus Zonasi PPDB yang Diberhentikan Wali Kota Bandung

Kompas.com - 30/01/2019, 10:21 WIB
Elih Sudiapermana, Kadisdik pencetus sistem zonasi PPDB. Dokumentasi Humas Pemkot Bandung.Elih Sudiapermana, Kadisdik pencetus sistem zonasi PPDB.

BANDUNG, KOMPAS.com - Elih Sudiapermana telah resmi berhenti dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bandung per 28 Januari 2019 kemarin lewat SK Wali Kota Bandung nomor 880/278-BKPP/2019.

Elih Sudiapermana akan kembali ke institusi yang membesarkan namanya yakni Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan menjadi dosen pendidikan luar biasa.

“Sesuai norma yang ada, JPT (Jabatan Pimpinan Tinggi) setelah lima tahun memang harus dievaluasi. Tentu saya juga harus mempertimbangkan secara pribadi karir sebagai dosen," kata Elih lewat rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (30/1/2019).

Elih berharap pemberhentian dirinya tidak membuat citra Pemerintah Kota Bandung menjadi buruk. Sebab, dia mengatakan, lepasnya jabatan sebagai Kadisdik hanyalah soal kedinasan dan sudah sesuai aturan.

Baca juga: Wali Kota Bandung Berhentikan Kadisdik Pencetus Sistem Zonasi PPDB

“Mudah-mudahan dengan masa berhenti saya ini tidak ada persepsi buruk baik bagi Pemkot Bandung maupun bagi diri saya pribadi. Apapun yang sudah dikerjakan itulah yang memang bisa dikerjakan," kata Elih.

Setelah kembali ke karir awalnya sebagai dosen, pria yang saat ini berusia 57 tahun itu mengatakan bakal lebih fokus untuk mengejar puncak karir tertinggi di dunia akademik bersama UPI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Batas pensiun saya 65 tahun. Namun demikian ada harapan saya bisa mencapai puncak karir dunia akademik yaitu guru besar yang tentu butuh persiapan dan waktu,” bebernya.

Selain itu, Elih berharap sumbangan pemikirannya untuk dunia pendidikan lewat inovasi sistem zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bisa bermanfaat untuk negara.

Baca juga: PPDB 2019: Syarat PPDB Jarak Rumah, Bukan Rapor dan Nilai UN

“Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada pekerjaan yang jadi persoalan besar. Mudah-mudahan setelah ini dunia pendidikan akan menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung memberhentikan Elih Sudiapermana dari jabatan kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung melalui SK Wali Kota Bandung nomor 880/278-BKPP/2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang pemberhentian Jabatan Tinggi Pratama Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Elih sendiri diketahui sebagai pencetus sistem zonasi pada penerimaan penerimaan peserta didik baru (PPDB).


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.