6 Fakta Pencabulan Ayah Kandung ke Putrinya, Pecandu Video Porno hingga Terjadi Selama 10 Tahun

Kompas.com - 30/01/2019, 07:30 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com — Polisi terus mendalami kasus pencabulan AM, warga Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur, terhadap putri kandungnya sendiri.

Perbuatan keji AM terhadap putrinya itu diduga sudah berlangsung selama 10 tahun. Dalam pemeriksaan polisi, korban juga mengaku sering dipukul dan diancam oleh AM jika tidak menuruti keinginannya.

Sang istri, sekaligus ibu kandung korban, baru mengetahui kasus tersebut setelah polisi menangkap suaminya. Saat ini polisi telah mengamankan AM di Polrestabes Surabaya. 

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Dipaksa pelaku sejak korban berusia 13 tahun

IlustrasiKOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO Ilustrasi

Berdasar keterangan polisi, AM (54) melakukan perbuatannya tersebut saat korban masih berusia 13 tahun.

Bukannya bertobat, pelaku justru tetap melakukannya selama 10 tahun atau sampai korban berusia 23 tahun.

Korban yang sudah muak dengan perlakuan ayah kandungnya itu akhirnya kabur dari rumah dan melapor ke polisi. Sebelumnya, korban sempat meminta perlindungan ke bibinya.

"Anaknya ini melapor ke kami tanggal 24 Januari 2019. Sebelumnya dia itu kabur dulu, minggat dari rumah pada tanggal 23 Januari," kata Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni saat dikonfirmasi, Selasa (29/1/2019).

Baca Juga: Seorang Ayah di Surabaya Setubuhi Putrinya Selama 10 Tahun

2. Korban sering dipukul dan diancam oleh pelaku

Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni (kiri)KOMPAS.com/GHINAN SALMAN Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni (kiri)

AM mengaku selalu mengancam dan memukuli korban jika tak menuruti hasratnya. Kondisi tersebut membuat korban ketakutan.

Korban pun tak berani bercerita kepada siapa pun, termasuk kepada ibu kandungnya sendiri. Menurut polisi, korban mengalami tekanan batin yang berat selama kurang lebih 10 tahun.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X