Lagi, Korban Arisan "Online" di Ambon Lapor Polisi

Kompas.com - 29/01/2019, 20:43 WIB
Kasubag Humas Polres Pulau Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYKasubag Humas Polres Pulau Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy


AMBON, KOMPAS.com - Seorang warga di Kota Ambon, berinisial LJL, mengadu ke Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease setelah tertipu dalam bisnis arisan online yang diikutinya.

LJL mengadukan seorang wanita berinisial NF ke polisi pada Selasa petang (29/1/2019) lantaran uang senilai Rp 4.500.000 yang disetornya secara bertahap ke pelaku tidak juga kembali.

Padahal, sesuai perjanjian, uang yang ia setor akan bertambah dalam waktu lima hari.

Kasubag Humas Polres Pulau Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan, korban LJL tertarik mengikuti arisan online setelah ia membaca postingan NF di akun Facebook pelaku.


Baca juga: Ikut Arisan Online, Puluhan Warga di Ambon Tertipu Jutaan Rupiah

“Jadi, pelapor ini tertarik mengikuti arisan online itu melalui Facebook,” kata Julkisno, kepada wartawan, Selasa malam.

Dia menyebut, dari keterangan yang didapat, arisan online yang ditawarkan pelaku menggunakan sistem seat, di mana satu seat seharga Rp 500.000. Korban sendiri mengikuti 9 seat sehingga dia harus menyetor uang sebesar Rp 4.500.000.

Menurut Julkisno, korban menyerahkan uang secara bertahap kepada pelaku sejak tanggal 12 Januari 2019 lalu sebesar Rp 1.000.000. Setelah itu, korban kembali mentrasfer uang senilai Rp 3.500.000 melalui rekening milik rekan pelaku berinisial GH sebanyak dua kali, yakni pada tanggal 16 Januari dan 22 Januari 2019.

“Sesuai perjanjian dalam waktu 5 hari uang yang disetor akan bertambah dan dikembalikan tapi hingga kini uang korban tidak juga kembali,” ujar dia.

Julkisno menambahkan, sesuai perjanjian, korban sudah harus mendapatkan uang miliknya bersama bonus yang dijanjikan pelaku, namun karena hal itu tidak terealiasi, korban akhirnya melaporkan pelaku ke polisi.

Baca juga: Polisi Tetapkan Pemilik Arisan Online sebagai Tersangka

“Korban merasa ditipu, dia juga tidak bisa lagi menghubungi pelaku sehingga dia melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi,” kata dia.

Terkait masalah tersebut, Julkisno mengaku, kasus itu sedang dalam proses penyelidikan. "Kasusnya baru dilaporkan dan kita sedang menyelidikinya,” ujar dia.

Sebelumnya beberapa hari yang lalu, seorang wanita muda berinisial JMD juga ditangkap aparat Polres Ambon karena menipu sejumlah korban melalui arisan online hingga puluhan juta rupiah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Regional
Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Regional
Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X