Calon Pengantin di Sultra Wajib Tes Urine Bebas Narkoba Sebelum Menikah

Kompas.com - 29/01/2019, 18:22 WIB
Ilustrasi tes urine thinkstock/jarun011Ilustrasi tes urine

Tetapi, jika salah satu pasangan atau keduanya positif narkoba, tidak menggagalkan pernikahan, namun yang bersangkutan akan direhabilitasi untuk penyembuhan.

"Orang mempersiapkan pernikahan, kan ada yang sampai satu tahun, ada yang enam bulan. Jadi, begitu cek kesehatan langsung nikah besoknya," terang dia.

Bambang menambahkan, sosialisasi tentang hal ini perlu dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Sedangkan, untuk proses pemeriksaannya, akan diselenggarakan di Rumah Sakit dan BNN.

Baca juga: Saya Tidak Mau Tes Urine, Mana Surat Perintahnya...?

Armin, warga Kendari yang akan melangsungkan pernikahan di bulan Juni nanti, mengaku tak keberatan dengan syarat tersebut.

Asalkan tujuannya untuk memberantas narkoba di Sultra dan Indonesia.

"Kalau itu niat pemberantasan narkoba siap mendukung, meski itu hanya salah cara dalam pemberantasan narkoba di Indonesia. Ini sangat baik sekali," kata Armin.

Armin optimis bebas narkoba karena dirinya sudah pernah menjalani tes urine saat masuk kerja di salah satu perusahaan tambang terbesar di Sulawesi. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X