Kepala Daerah Jawa Tengah Deklarasi Dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf, Ini Kata Sandiaga

Kompas.com - 29/01/2019, 13:59 WIB
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno (tengah) memberikan motivasi kepada peserta Dialog Sandiaga Uno dengan Pengusaha, Pedagang, Pelaku UMKM, dan Mahasiswa di Jambi, Jumat (25/1/2019). Dialog tersebut juga sekaligus mengumpulkan aspirasi dan harapan pelaku usaha dan mahasiswa di Provinsi Jambi. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/aww. Wahdi SeptiawanCalon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno (tengah) memberikan motivasi kepada peserta Dialog Sandiaga Uno dengan Pengusaha, Pedagang, Pelaku UMKM, dan Mahasiswa di Jambi, Jumat (25/1/2019). Dialog tersebut juga sekaligus mengumpulkan aspirasi dan harapan pelaku usaha dan mahasiswa di Provinsi Jambi. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/aww.

KARANGANYAR, KOMPAS.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa kepala daerah memiliki tugas masing-masing untuk membangun daerah yang dipimpinnya.

Hal ini disampaikannya menanggapi deklarasi sejumlah kepala daerah di Jawa Tengah yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin beberapa waktu lalu.

"Bagi kami tentunya, Pilpres atau Pileg ini merupakan pesta demokrasi rakyat, bukan pesta demokrasi kepala daerah," kata Sandi seusai menghadiri pertemuan dengan Pendeta dan Komunitas Nasrani Karanganyar di Gedung PGRI Manggung, Kabupaten Karanganyar, Senin (28/1/2019).

Baca juga: Ganjar Nilai Deklarasi 31 Kepala Daerah untuk Jokowi-Maruf Tak Melanggar, Ini 2 Alasannya


Namun, dia menegaskan bahwa Prabowo-Sandi tidak khawatir deklarasi tersebut akan menggerus suara rakyat yang sebelumnya mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Masyarakat sekarang sudah maju dan cerdas dalam menentukan politik. Pada prinsipnya, mereka menginginkan perubahan," katanya.

Dia juga menilai bahwa setiap warga sudah memiliki pilihan politik masing-masing tanpa bisa dipengaruhi.

"Kami menghadirkan peluang kesejahteraan. Terlihat dari pantauan data kami, animo masyarakat makin hari makin meningkat," katanya.

Baca juga: Ganjar Kumpulkan Kepala Daerah asal Partai Koalisi, Yakin Jokowi-Maruf Menang Mutlak di Jateng

Sementara itu, menanggapi komentar Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, mengenai dibukanya Kantor Pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) milik Prabowo-Sandi di Kota Solo bermakna pasangan tersebut melupakan daerah lain, Sandi mengatakan, itu tidaklah benar.

"Ini sudah terbukti di survei. Ternyata langkah kami ini justru menuai simpati dari masyarakat. Daerah lain juga dapat perhatian, yang penting bagaimana 80 hari ke depan kami kerja keras agar menang," katanya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Regional
Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Regional
Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X