Jateng Gagas Perda Perlindungan Nelayan

Kompas.com - 29/01/2019, 05:15 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memimpin apel pagi di halaman kantor Gubernur Jateng, Senin (7/1/2019). Dok. Humas Pemprov JatengGubernur Jateng Ganjar Pranowo memimpin apel pagi di halaman kantor Gubernur Jateng, Senin (7/1/2019).

SEMARANG, KOMPAS.com - Provinsi Jawa Tengah bersama kalangan dewan sepakat menggagas rancangan peraturan daerah (Raperda) perlindungan nelayan. Perda tersebut dinilai perlu untuk memberi jaminan perlindungan terhadap nelayan.

Raperda ini masih dalam tahap pembahasan, namun direncanakan selesai sebelum masa jabatan anggota DPRD Jawa Tengah periode 2014-2019 berakhir.

"Mudah-mudahan bisa selesai di masa DPRD yang sekarang. Kalau (pembahasannya) bisa dikebut," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (28/1/2019).

Pria 50 tahun menjelaskan, Raperda yang saat ini dibahas diupayakan untuk memberi perlindungan penuh terhadap nelayan. Ada sejumlah ketentuan dalam Raperda tersebut.

Baca juga: Komisi IV Berencana Bentuk Panja Perlindungan Nelayan

Menurut Ganjar, pembahasan Perda salah satunya tentang peningkatan kualitas SDM, akses modal, hingga bantuan peralatan. Para nelayan nantinya tidak bekerja mencari ikan, namun bekerja menangkap ikan.

"Perda nelayan diharapkan mengakomodasi keseluruhan. Mereka yang turun temurun jadi nelayan akan naik kelas dan dilindungi pemerintah," katanya.

Soal akses modal, nelayan juga nantinya akan diberikan pola pembiayaan skema khusus. Hal itu dilakukan karena umumnya kebutuhan modal untuk melaut bersifat harian.

Dalam sehari, sambung dia, nelayan kecil membutuhkan akses modal hingga Rp 500.000. Jumlah modal itu, sulit diakses masuk ke perbankan.

"Nanti ada mekanisme dari perbankan atau pemerintah untuk memberikan solusi permodalan itu," tambahnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-Hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-Hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dibuang ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dibuang ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Regional
Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Regional
Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Regional
[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

Regional
Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

Regional
Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sering Gelar Pertemuan di Brebes

Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sering Gelar Pertemuan di Brebes

Regional
Pengasuh PAUD Pasrah Jadi Tersangka Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala

Pengasuh PAUD Pasrah Jadi Tersangka Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala

Regional
5 Fakta Guru Ngaji Cabuli Santri, Terpengaruh Film Porno hingga Korban Trauma Berat

5 Fakta Guru Ngaji Cabuli Santri, Terpengaruh Film Porno hingga Korban Trauma Berat

Regional
26 Pencuri Motor Diamankan, 6 di Antaranya Sering Keluar Masuk Bui

26 Pencuri Motor Diamankan, 6 di Antaranya Sering Keluar Masuk Bui

Regional
Nikmatnya Kopi Gunung Kelir, Rasa dan Aromanya Disukai hingga Luar Negeri

Nikmatnya Kopi Gunung Kelir, Rasa dan Aromanya Disukai hingga Luar Negeri

Regional
5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

Regional
Tak Ada Database DNA, Polisi Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung

Tak Ada Database DNA, Polisi Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X