Korban Bencana Longsor dan Banjir Gowa Dapat Sumbangan Rp 2 Miliar

Kompas.com - 27/01/2019, 19:48 WIB
Jembatan Jenelata, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang turut terputus akibat bencana longsor dan banjir. Minggu, (27/1/2019). KOMPAS.com/ABDUL HAQJembatan Jenelata, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang turut terputus akibat bencana longsor dan banjir. Minggu, (27/1/2019).

GOWA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Pertanian memberi sumbangan Rp 2 miliar kepada korban bencana longsor dan banjir di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Sumbangan tersebut diserahkan langsung Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Muhlis, saat Andi berkunjung ke salah satu posko pengungsian di Masjid Syuhada, Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Minggu (27/1/2019).

"Ini adalah sumbangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Pertanian. Mudah-mudahan seluruh korban bencana segera pulih dan beraktivitas kembali," kata Andi Sudirman Sulaiman.

Baca juga: Antisipasi Banjir di Gowa dan Sekitarnya, JK Sepakat Bangun Bendungan

Sementara itu, Sekda Kabupaten Gowa Muhlis mengatakan, bantuan uang Rp 2 miliar tersebut akan digunakan untuk membeli tenda, makanan dan susu serta perlengkapan bayi dan akan segera disalurkan kepada korban bencana.

"Sumbangan tersebut akan dikelola oleh Posko Induk yang dipimpin langsung oleh Pak Bupati dan rencananya akan dibelikan tenda, makanan dan perlengkapan bayi, sebab hal ini yang sangat diperlukan oleh pengungsi," kata Muhlis.

Bencana longsor di sejumlah titik memicu dibukanya pintu air bendungan Bilibili yang mengakibatkan air Sungai Jeneberang meluap dan menenggelamkan sejumlah permukiman di Kabupaten Gowa, Maros dan Kota Makasaar serta Kabupaten Takalar dan Kabupaten Jeneponto pada Selasa (22/1/2019) lalu. Bencana itu telah memakan puluhan korban jiwa.

Baca juga: Hamzah Tewas Terseret Longsor Saat Selamatkan Keluarganya di Gowa

Di Kabupaten Gowa sendiri total korban jiwa akibat bencana longsor dan banjir mencapai 46 orang. Tim SAR gabungan sendiri masih terus mencari korban yang dinyatakan hilang dalam bencana longsor.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X