Foto WNA Kunjungi Krakatau Secara Ilegal Viral, Ini Tanggapan BKSDA

Kompas.com - 26/01/2019, 16:38 WIB
2 WNA terlihat mengunjungi Krakatau secara ilegal dan berdiri di tepi kawah gunung berapi tersebut. Instagram @konservasi_ksdae2 WNA terlihat mengunjungi Krakatau secara ilegal dan berdiri di tepi kawah gunung berapi tersebut.

KOMPAS.com – Beberapa waktu terakhir, foto-foto sejumlah warga negara asing atau WNA yang menaiki Gunung Anak Krakatau secara ilegal menjadi viral di media sosial.

Dari gambar-gambar yang beredar, tampaknya mereka terdiri dari beberapa rombongan. Semuanya berwajah warga asing dan dengan mudah dapat diidentifikasi sebagai WNA.

Mereka mendatangi gunung yang terletak di tengah Selat Sunda dan berstatus Siaga III itu dengan menggunakan perahu.

Sesampainya di Gunung Anak Krakatau, mereka mendaki, mendirikan tenda, bahkan berdiri di bibir kawah gunung yang baru saja erupsi hebat 22 Desember 2018 lalu.

Padahal, perubahan fisik gunung pasca-erupsi dan status yang siaga yang disandangnya saat ini sangat membahayakan untuk aktivitas wisata, apalagi pendakian.

Atas kejadian itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu mengeluarkan surat larangan pemasaran paket wisata dan kunjungan di kawasan Krakatau.

Saat dihubungi Kompas.com Sabtu (26/1/2019) sore, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Wiratno, menyampaikan surat larangan ini.

Surat ini dikeluarkan Rabu (23/1/2019) dengan tembusan berbagai pihak terkait, termasuk Dirjen KSDAE KLHK Pusat.

Baca juga: Citra Satelit Tunjukkan Anak Krakatau Tumbuh Kembali Pasca-Longsor

Keberadaan WNA di kawasan Krakatau dapat dipastikan terjadi karena keterlibatan warga negara Indonesia atau WNI yang menyewakan perahu dan jasa panduan wisata. Untuk itulah surat ini dikeluarkan.

WNI yang menawarkan jasa menuju Gunung Anak Krakatau adalah sasaran utama surat ini diterbitkan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Regional
16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

Regional
Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Regional
Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Regional
Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Regional
Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Regional
Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Regional
Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Regional
Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Regional
Jerinx Jadi Tersangka Kasus 'Kacung WHO', Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Jerinx Jadi Tersangka Kasus "Kacung WHO", Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Regional
Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Regional
Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Regional
Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Regional
65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X