Jual Amunisi di Media Sosial, Tiga Orang Ini Diamankan Polisi

Kompas.com - 26/01/2019, 09:51 WIB
Ilustrasi selongsong peluru. ShutterstockIlustrasi selongsong peluru.

PALOPO, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (25/01/2019), mengamankan 3 pelaku penjualan 25 butir amunisi kaliber 9 mm, lewat media sosial Facebook.

Ketiga pelaku tersebut masing-masing Askar Aziz (31), Hariansyah (30), dan Asep Sugandi (18). 

Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Palopo AKP Ardy Yusuf mengatakan, ketiga pelaku diamankan setelah polisi menerima laporan terkait adanya penjualan amunisi melalui media sosial Facebook bernama 'Palopo Dagang' dan 'OLX Palopo'.

Baca juga: Empat OPM Kembali ke NKRI, Serahkan 1 Senjata M16 dan Amunisi

“Setelah kami menerima laporan terkait adanya penjualan amunisi sebanyak 25 butir kaliber 9 mm melalui media sosial, kami tindak lanjuti dan mengamankan tiga orang pelaku, di mana dari ketiga pelaku tersebut satu orang menguasai amunisi tersebut yakni Askar Aziz, sementara rekan lainnya yakni Asep Sugandi melakukan penjualan di media sosial,” kata Ardy, Jumat (25/1/2019).

Ardy menuturkan, pelaku Askar melakukan penjualan amunisi tersebut untuk membeli peralatan kendaraannya.

“Hasil pemeriksaan kami terhadap Askar, bahwa dirinya menjual untuk membeli peralatan kendaraannya yaitu ban motor, dan amunisi tersebut dijual seharga Rp 1 juta,” ucap dia.

Barang bukti 25 butir amunisi tersebut setelah diperiksa oleh Polres Palopo dan kini dibawa ke Sub Den POM Palopo untuk diperiksa.

“Untuk barang bukti ini kami melakukan koordinasi dengan Sub Den POM Palopo untuk penanganannya,” ujar dia.

Dalam keterangannya, saat diperiksa oleh tim penyidik Polres Palopo, Azkar mengaku amunisi tersebut merupakan peninggalan almarhum orangtuanya yang merupakan seorang pensiunan TNI. 

Baca juga: Warga Temukan 13 Amunisi Meriam yang Diduga Peninggalan PD II

“Barang itu hanya tinggal di rumah sudah lama, dari pada tinggal, lebih baik saya jual untuk membeli ban motor, yang upload di media sosial itu teman saya, Asep Sugandi,” tutur dia.

Dalam unggahannya di Facebok, akun Gandy AG Pratama di akun Facebook Palopo Dagang dan OLX Palopo menuliskan keterangan yakni, “Daripada tinggal mending di uangkan saja, jual cepat amunisi kaliber 9 mm, Rp 1.000.000,” tulisnya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 1 dan Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan hukuman penjara maksimal sepuluh tahun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sultan HB X Ogah Komentari Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Sultan HB X Ogah Komentari Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Mengaku Dipukul Kekasihnya di Apartemen, Perempuan Ini Pecah Kaca Jendela untuk Cari Bantuan

Mengaku Dipukul Kekasihnya di Apartemen, Perempuan Ini Pecah Kaca Jendela untuk Cari Bantuan

Regional
Wartawan Dibunuh karena Masalah Sepele, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Wartawan Dibunuh karena Masalah Sepele, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Regional
Harapan Gubernur Sulsel di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi

Harapan Gubernur Sulsel di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi

Regional
Ngantor Pakai Sarung di Hari Santri, ASN: Teringat Perjuangan Kiai Hasyim Asy’ari

Ngantor Pakai Sarung di Hari Santri, ASN: Teringat Perjuangan Kiai Hasyim Asy’ari

Regional
Ada Kirab Perahu di Rawa Pening untuk Peringati Hari Santri Nasional

Ada Kirab Perahu di Rawa Pening untuk Peringati Hari Santri Nasional

Regional
3 Anak Hilang Misterius di Langkat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

3 Anak Hilang Misterius di Langkat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

Regional
Bermodal Rp 6 Juta, Kini Adil Sukses Buka Usaha Lalapan Beromzet Rp 30 Juta, Ini Rahasianya

Bermodal Rp 6 Juta, Kini Adil Sukses Buka Usaha Lalapan Beromzet Rp 30 Juta, Ini Rahasianya

Regional
Produksi Tasela Babel Naik3 Kali Lipat, Gubernur Erzaldi: Ini Adalah Berkah bagi Tanah Kita

Produksi Tasela Babel Naik3 Kali Lipat, Gubernur Erzaldi: Ini Adalah Berkah bagi Tanah Kita

Regional
Cerita Jurnalis yang Diduga Tertular Virus Corona Saat Meliput Demo

Cerita Jurnalis yang Diduga Tertular Virus Corona Saat Meliput Demo

Regional
Petugas SPBU di Kabupaten Bandung Dirampok, Pelaku Ditangkap Berkat CCTV

Petugas SPBU di Kabupaten Bandung Dirampok, Pelaku Ditangkap Berkat CCTV

Regional
PHRI Berharap Jumlah Wisatawan ke Bali Meningkat Saat Libur Panjang

PHRI Berharap Jumlah Wisatawan ke Bali Meningkat Saat Libur Panjang

Regional
Cerita Anak Korban Perang Kemerdekaan yang Tolak Tawaran Ganti Rugi dari Belanda: Itu Tidak Adil

Cerita Anak Korban Perang Kemerdekaan yang Tolak Tawaran Ganti Rugi dari Belanda: Itu Tidak Adil

Regional
Gerai ATM Minimarket di Bandung Rusak Dibobol

Gerai ATM Minimarket di Bandung Rusak Dibobol

Regional
Bertemu Lagi Setelah 20 Tahun, Tak Bisa Tidur hingga Beli Baju Kembar

Bertemu Lagi Setelah 20 Tahun, Tak Bisa Tidur hingga Beli Baju Kembar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X