Kompas.com - 25/01/2019, 10:38 WIB
Jalur pendakian menuju Puncak Merbabu dilihat dari Puncak Syarif, 3.119 mdpl. Jalur terlihat seperti beberapa punuk unta yang bergabung. KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJOJalur pendakian menuju Puncak Merbabu dilihat dari Puncak Syarif, 3.119 mdpl. Jalur terlihat seperti beberapa punuk unta yang bergabung.

KOMPAS.com –  Balai Taman Nasional Gunung (BTNG) Merbabu Resort Selo mengeluarkan aturan pendakian. Salah satunya adalah larangan keras membawa tisu basah.

Larangan ini diberlakukan bagi pendaki yang melakukan perjalanan via Jalur Selo, Boyolali.

Di antara 16 peraturan yang dituliskan, larangan membawa tisu basah menjadi satu-satunya yang digarisbawahi. Ini menandakan poin yang satu ini sangat ditekankan.

Hal  itu dibenarkan oleh Kepala BTNG Merbabu, Edy Sutiyarto kepada Kompas.com, Jumat (25/1/2019).

"Iya, betul demikian. Karena juga ada masukan pada waktu membahas ketentuan-ketentuan bersama para pihak yang peduli lingkungan," kata Edy.

Pendaki tidak diperkenankan membawa tisu basah saat melakukan pendakian karena alasan lingkungan. Limbah tisu basah yang banyak digunakan para pendaki untuk berbagai keperluan kebersihan diri, banyak tertinggal dan menjadi sampah yang sulit terurai tanah.

Bahkan, sampah tisu basah menjadi penyumbang jumlah sampah terbesar kedua di gunung setelah botol bekas air mineral. Meskipun ukurannya kecil, namun tisu basah menjadi barang yang hampir pasti dibawa oleh para pendaki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Lebih Dua Pekan Ditutup, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Kini Dibuka

Meskipun peraturan dikeluarkan untuk pendakian via Selo, akan tetapi tidak menutup kemungkinan perlahan akan diberlakukan pada semua jalur pendakian.

"Ya tetap diberlakukan pada semua jalur. Kami perlahan-lahan sambil sosialisasi kepada masyarakat luas supaya semua bisa memahami dan jangan menambah banyak bahan-bahan yang sulit terurai," kata Edy.

Dengan adanya larangan ini, calon pendaki bisa mengganti tisu basah dengan sapu tangan atau tisu kering yang dibasah untuk keperluan membersihkan diri. Tisu kering bersifat lebih mudah terurai, namun bukan berati sampahnya bisa ditinggalkan di tempat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.