Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Berkat Iuran Guru dan Siswa, Pemprov Jateng Bangun SD di Lombok

Kompas.com - 24/01/2019, 18:46 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau langsung perkembangan pembangunan di SD Negeri 6 Sesait, Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (24/1/2019). Dok. Pemprov Jateng Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau langsung perkembangan pembangunan di SD Negeri 6 Sesait, Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (24/1/2019).

KOMPAS.com – Berbekal iuran sukarela guru, karyawan, serta siswa SMA dan SMK se-Jawa Tengah (Jateng), Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jateng kini membangun gedung Sekolah Dasar (SD) tahan gempa di Lombok.

Total iuran sukarela yang dimulai dari Rp 1.000 hingga Rp 5.000 dari para siswa dan guru tersebut terkumpul hingga Rp 5,18 miliar. 

Dana itu kemudian digunakan untuk membangun dua sekolah di daerah terdampak gempa, yakni SD Sirenja di Palu, Sulawesi Tengah dan SD Negeri 6 Sesait di Lombok Utara.

Untuk sekolah yang terakhir disebutkan bahkan mendapat perhatian khusus dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Ia beserta istri, Siti Atikoh meninjau langsung perkembangan pembangunan SD yang terletak di Desa Sesait, Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (24/1/2019).

“Ini adalah bentuk persaudaraan antara Jateng dan NTB. Sekolah yang dibangun merupakan tanda cinta masyarakat Jateng kepada masyarakat NTB,” kata Ganjar saat menemui Gubernur NTB Zulkieflimansyah di Kantor Gubernur Pemprov NTB.

Baca juga: Ganjar: Jateng Siap Bantu Korban Gempa Lombok

Pembangunan sekolah tersebut, menurut Ganjar juga melibatkan sejumlah insinyur dari Keluarga Besar Universitas Gajahmada (Kagama) Care. Desain sekolah dirancang sebagai bangunan tahan gempa.

Melalui rilis yang diterima Kompas.com pada Kamis (24/1/2019), Ganjar menambahkan bahwa selain pembangunan SD, Pemprov Jateng juga memberikan bantuan-batuan lain, seperti perbaikan masjid dan saluran air di lokasi terdampak gempa di NTB.

“Semoga bantuan yang kecil ini bisa bermanfaat sekaligus mempererat persaudaraan,” ujar Ganjar.

Sementara itu, Zulkieflimansyah mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jateng atas bantuan serta perhatian terhadap warga terdampak gempa di NTB.

“Solidaritas seperti ini yang patut kita contoh dan kita jaga. Contoh baik ini akan menentukan banyak hal di masyarakat,” kata Zulkieflimansyah.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan, Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng yang baru beberapa hari lalu pensiun, Gatot Bambang Hastowo dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Sulistyo.

Ia mengatakan, pengumpulan iuran dan penyerahan bantuan kepada masyarakat NTB ini sebagai bagian dari proses pendidikan.

“Ada tujuan untuk pembentukan karakter terhadap anak-anak, kami sedang menanamkan nilai peduli terhadap sesama. Ternyata gotong royong seperti ini akan terasa ringan,” terang Gatot.

Adapun Kepala Sekolah SDN 6 Sesait, Fajri, menyampaikan salam kepada masyarakat dan Pemprov Jateng.

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Jawa Tengah yang telah peduli dan membangunkan sekolah ini,” kata Fajri.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Utara, Syarifudin menyatakan apa yang dilakukan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo telah menginspirasi bagi rakyatnya.

“Relawan yang Pak Ganjar kirimkan ke sini (lokasi terdampak gempa) sangat membantu, memberi semangat dan inspirasi. Kami masyarakat terdampak bencana gempa tidak ingin bermental sebagai korban, tapi kami ingin bermental seperti teman teman relawan,” kata Syarifudin.

Baca juga: Bangun Huntara di Palu, Gubernur Ganjar Panen Pujian

Perlu diketahui, selain mendirikan sekolah, pada Oktober 2018 lalu Pemprov Jateng juga telah mendirikan sekitar 100 hunian sementara (huntara) untuk masyarakat korban gempa di Petobo Baru, Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Heboh, Puluhan Domba di Sumedang Mati karena Makhluk Halus, Ini Penyebab Sebenarnya

Heboh, Puluhan Domba di Sumedang Mati karena Makhluk Halus, Ini Penyebab Sebenarnya

Regional
Ayah Penganiaya Putrinya, Balita Penderita Gizi Buruk Ditangkap Polisi

Ayah Penganiaya Putrinya, Balita Penderita Gizi Buruk Ditangkap Polisi

Regional
Remaja Pemilik Pabrik Ekstasi di Aceh Terancam Hukuman Mati

Remaja Pemilik Pabrik Ekstasi di Aceh Terancam Hukuman Mati

Regional
Cerita di Balik Video Viral Kawanan Lumba-lumba di Perairan Bali Utara, Muncul Pagi Hari di Jalur Transit

Cerita di Balik Video Viral Kawanan Lumba-lumba di Perairan Bali Utara, Muncul Pagi Hari di Jalur Transit

Regional
4 Fakta Perampokan BRI di Kalbar, Pelaku Tusuk Satpam hingga Terekam CCTV

4 Fakta Perampokan BRI di Kalbar, Pelaku Tusuk Satpam hingga Terekam CCTV

Regional
 Tiga Anggota TNI Dikeroyok Saat Bertugas, Puluhan Warga Ditangkap

Tiga Anggota TNI Dikeroyok Saat Bertugas, Puluhan Warga Ditangkap

Regional
Banyak Rebut Aset Pemkot, Khofifah Penasaran 'Wirid' yang Dibaca Risma

Banyak Rebut Aset Pemkot, Khofifah Penasaran "Wirid" yang Dibaca Risma

Regional
Pembunuh Mahasiswa Asal Timor Leste Lebih dari Satu Orang

Pembunuh Mahasiswa Asal Timor Leste Lebih dari Satu Orang

Regional
Suhu Dingin 15,9 Derajat di Malang, Hindari Es dan Keluar Malam

Suhu Dingin 15,9 Derajat di Malang, Hindari Es dan Keluar Malam

Regional
Cegah Penyalahgunaan Dana Reklamasi, KPK Sidak Perusahaan Tambang

Cegah Penyalahgunaan Dana Reklamasi, KPK Sidak Perusahaan Tambang

Regional
Cerita Kakek Mahmud yang Enggan Berpisah dengan Istrinya Saat Pergi Haji Bersama

Cerita Kakek Mahmud yang Enggan Berpisah dengan Istrinya Saat Pergi Haji Bersama

Regional
Kepala Jenazah Mahasiswa Timor Leste yang Terbungkus Selimut Winnie The Pooh Hilang

Kepala Jenazah Mahasiswa Timor Leste yang Terbungkus Selimut Winnie The Pooh Hilang

Regional
Jumlah Siswa di SMK Ini Terus Menyusut, Tahun Ini Hanya Terima 1 Murid Baru

Jumlah Siswa di SMK Ini Terus Menyusut, Tahun Ini Hanya Terima 1 Murid Baru

Regional
Risma Ingin Ubah Nama Jalan Bung Tomo Surabaya

Risma Ingin Ubah Nama Jalan Bung Tomo Surabaya

Regional
Pantai Selatan Yogyakarta Rawan Potensi Gempa dan Tsunami, Ini yang Harus Dilakukan

Pantai Selatan Yogyakarta Rawan Potensi Gempa dan Tsunami, Ini yang Harus Dilakukan

Regional