Kompas.com - 23/01/2019, 13:24 WIB
Keluarga dan Pengurus Ponpes Al Mukmin Ngruki Cemani, Grogol, Sukoharjo menggelar konferensi pers penyambutan Ustaz Abu Bakar Baasyir di Kompleks Ponpes setempat, Rabu (23/1/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKeluarga dan Pengurus Ponpes Al Mukmin Ngruki Cemani, Grogol, Sukoharjo menggelar konferensi pers penyambutan Ustaz Abu Bakar Baasyir di Kompleks Ponpes setempat, Rabu (23/1/2019).

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin Ngruki Cemani, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, mengaku kecewa dengan sikap pemerintah yang batal membebaskan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir.

Pasalnya, berbagai persiapan penyambutan terhadap pendiri Ponpes Al Mukmin Ngruki tersebut telah dilakukan secara matang.

"Kami sangat-sangat kecewa dengan keputusan ini karena sudah terlanjur gembira, tetapi kemudian diputus itu," ucap Direktur Ponpes Al Mukmin Ngruki, KH Ibnu Hanifah dalam konferensi pers di Kompleks Ponpes Al Mukmin Ngruki Cemani, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (23/1/2019).

Menurut Ibnu, kabar pembebasan Abu Bakar Ba'asyir telah didengar oleh seluruh santri pondok. Bahkan, para santri merasa senang Abu Bakar Ba'asyir yang telah ditahan selama sembilan tahun dari total hukuman 15 tahun penjara itu dibebaskan.

"Ternyata (pembebasan) itu sebuah PHP (pemberi harapan palsu) saja. Mending tidak mengeluarkan statement (pernyataan) yang menggembirakan kemudian menganulir kembali," tegas dia.

"Itu (pernyataan) keluar dari seorang yang punya otoritas di negeri ini. Memberikan statement tapi belum lama juga berubah juga statement itu. Terus kepada siapa kita menggantungkan harapan itu. Bukan hanya sekali, maka kita bertanya-tanya sebenarnya bagaimana negeri ini," kata Ibnu.

Baca juga: Merunut Rencana Pembebasan Abu Bakar Baasyir dan Polemiknya...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya khawatir kabar batal bebasnya Abu Bakar Ba'asyir itu justru akan menimbulkan antipati terhadap para santri pondok.

Menurutnya, ada 1.500 santri tersebar dari berbagai daerah yang menempuh pendidikan di Ponpes Al Mukmin Ngruki.

"Itu yang kita khawatirkan ketika dia pulang ke daerahnya boleh jadi itu akan menjadi berkembang di kemudian hari," katanya.

5 poin tentang Ba'asyir

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X