Wakil Bupati Trenggalek yang Menghilang Disebut Alami Tekanan Politik

Kompas.com - 22/01/2019, 19:11 WIB
Wakil Bupati Trenggalek Muchammad Nur Arifin (tengah) meninjau lokasi pasar tradisional Kecamatan Bendorejo, Trenggalek, Jawa Timur, Senin (6/2/2017). KOMPAS.com/SLAMET WIDODOWakil Bupati Trenggalek Muchammad Nur Arifin (tengah) meninjau lokasi pasar tradisional Kecamatan Bendorejo, Trenggalek, Jawa Timur, Senin (6/2/2017).

SURABAYA, KOMPAS.com - Menghilangnya Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin atau Gus Ipin terus menimbulkan sejumlah spekulasi.

Sejumlah pihak menduga, menghilangnya wakil Emil Dardak tersebut diduga sebagai puncak gejolak politik regional di daerah tersebut.

Gejolak politik itu terkait penunjukan wakil bupati Trenggalek setelah Bupati Emil Dardak dilantik sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur pada Februari mendatang.

Seperti diketahui, setelah memenangkan Pilkada Jawa Timur bersama Khofifah Indar Parawansah, Emil Dardak akan dilantik sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada Februari mendatang.

Baca juga: Wakil Emil Dardak di Trenggalek Menghilang Sejak 9 Januari 2019

Otomatis, Mochamad Nur Arifin yang selama ini menjabat sebagai Wakil Bupati Trenggalek, akan naik jabatan menjadi bupati menggantikan Emil Dardak.

Dugaan adanya tekanan akibat gejolak politik ini secara tidak langsung disiratkan oleh Sekretaris PDI-P Jawa Timur Sri Untari. Secara tidak langsung, Sri Untari membenarkan ada tekanan kepada wakil bupati berusia 28 tahun itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau bisa jangan ada yang menekan lah. Diselesaikan secara baik-baik saja," ujarnya, Selasa (22/1/2019).

Dia menolak membahas rinci soal pemilihan Wakil Bupati Trenggalek. "Pelantikan bupati sebagai Wakil Gubernur Jatim saja belum. Prosesnya, setelah pelantikan wakil gubernur, pelantikan bupati baru pemilihan wakil bupati," jelasnya.

Ketua PDI-P Trenggalek Doding Rahmadi juga membenarkan jika Gus Ipin sedang mengalami tekanan politik. Namun dia menolak tekanan politik seperti apa yang dimaksud.

Baca juga: Wakil Bupati Trenggalek yang Menghilang Mendadak Muncul Dampingi Maruf Amin

"Di Trenggalek memang lagi ramai isu tekanan politik itu. Ada pihak yang memaksa Mas Ipin menyetujui sosok wabup dan sekda baru. Padahal, mungkin Mas Ipin kurang sreg dengan sosok-sosok itu," katanya.

Dia tidak sepakat jika Gus Ipin disebut menghilang. "Jadi Mas Ipin itu bukan menghilang. Lebih tepat menepi, mencari inspirasi. Dan saya tahu betul dia masih melakukan tugasnya sebagai wakil bupati Trenggalek," terangnya.

Penjelasan Wakil Bupati Trenggalek

Seperti diberitakan sebelumnya, Mochamad Nur Arifin atau Gus Ipin dikabarkan menghilang selama 10 hari sejak 9 Januari sampai 19 Januari. Gubernur Jawa Timur tidak menerima surat izin dari resmi dari Gus Ipin. 

Namun secara mengejutkan, Mochamad Nur Arifin tiba-tiba muncul menghadiri istighosah kubro yang digelar di Stadion Menak Sopal, Trenggalek, Selasa (22/1/2019). Dia terlihat mendampingi calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin.

Baca juga: 5 Fakta Hilangnya Wabup Trenggalek, Mas Ipin Telah Seminggu Mangkir hingga Peringatan dari Kemendagri

Dalam sambutan singkatnya di acara tersebut, wakil bupati termuda di Indonesia tersebut menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan yang dilakukan oleh pemerintahnya terhadap masyarakat.

Kehadiran Nur Arifin dalam acara tersebut seolah menjawab teka-teki keberadaannya selama ini.

Saat disinggung terkait keberadaannya selama mangkir dari kedinasan, Mochamad Nur Arifin enggan memberi komentar banyak.

Ia menyarankan, bila ingin mengetahui di mana keberadaannya selama ini, bisa melihat melalui akun media sosial pribadinya.

Baca juga: Kemendagri Minta Wabup Trenggalek Segera Menghadap Gubernur Jatim

“Kalau ingin tahu aktivitas saya, silahkan lihat Instagram saya,” ucap dia. 

Seperti diketahui, Gus Ipin bersama Emil Dardak memenangi Pilkada Trenggalek pada 2015 silam. Gus Ipin bukanlah kader partai melainkan sosok pengusaha. Dia dan Emil Dardak diusung oleh tujuh parpol, yakni PDI-P, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, Partai Gerindra, PPP dan Partai Hanura. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X