Tim Jokowi Target Menang 70 Persen di Aceh

Kompas.com - 22/01/2019, 16:58 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan ucapan selamat kepada K.H Maruf Amin yang baru saja dianugerahi gelar Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi Muamalat Syariah oleh UIN Maulana Malik Ibrahim. Agus Suparto/Fotografer KepresidenanPresiden Joko Widodo memberikan ucapan selamat kepada K.H Maruf Amin yang baru saja dianugerahi gelar Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi Muamalat Syariah oleh UIN Maulana Malik Ibrahim.


ACEH UTARA, KOMPAS.com – Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo dan Ma’ruf Amin Provinsi Aceh menargetkan bisa meraih kemenangan di provinsi yang menjadi basis Prabowo Subianto itu.

Direktur TKD Jokowi-Ma’ruf Amin Provinsi Aceh Ali Raban, Selasa (22/1/2019) menyebutkan,  saat ini Daftar Pemilih Tetap (DPT) Aceh tercatat 3,5 juta jiwa. Dari jumlah itu, TKD menargetkan bisa menang 70 persen.

“Kami optimis saja, karena kampanye ini dari rumah ke rumah. Kami andalkan kampanye rumah ke rumah dan dibantu relawan di seluruh kabupaten/kota di Aceh,” sebut Ali.

Baca juga: Kamis, Bawaslu DKI Panggil Jokowi Terkait Deklarasi Alumni Universitas Negeri


Dia menyebutkan, meski Aceh merupakan basis Prabowo-Sandi, dia tak ragu untuk menargetkan kemenangan 70 persen.

Pasalnya, kampanye juga masif dilakukan oleh koalisi partai pendukung pasangan calon presiden nomor 01 itu.

Selain itu, sambung Ali, dia menekankan agar seluruh kampanye dilakukan secara santun.

“Jangan sampai tidak santun, itu akan melukai masyarakat Aceh,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, pada Pemilihan Presiden 2014, Prabowo-Hatta Rajasa meraih 1 juta suara, sedangkan Jokowi-JK meraih 900 ribu suara.

Kompas TV Penyidik Bareskrim Mabes Polri tidak menahan tersangka penyebar hoaks ijazah Presiden Joko Widodo. Menurut penyidik, Umar Kholid tidak harus ditahankarena hoaks yang dia munculkan tidak didasari motif untuk membuat gaduh. Hal ini disimpulkan penyidik dari pemeriksaan terhadap tersangka dan kalimat yang disertakan Umar dalam akun media sosialnya yang berisi pertanyaan.<br /> <br /> Kasusini dinilai berbeda dengan yang dilakukan tersangka penyebar hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos.Meski tidak ditahan, tersangka kasus haoks ijazah Jokowiharus wajib lapor tiap Senin dan Kamis.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X