Kasus Prostitusi "Online", 4 Mucikari Tersangka, 2 Masih Buron

Kompas.com - 22/01/2019, 13:38 WIB
Ilustrasi prostitusi online. THINKSTOCKIlustrasi prostitusi online.


SURABAYA, KOMPAS.com - Pengejaran terhadap mucikari prostitusi online jaringan artis terus dilakukan Polda Jawa Timur.

Setelah menetapkan 4 mucikari ES, TN, F, dan W, sebagai tersangka, polisi melakukan pengejaran terhadap mucikari berinisial D dan R.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jawa Timur Kombes Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, nama D dan R muncul setelah penyidik memeriksa mucikari W.

Baca juga: Polisi Ungkap 21 Artis dan Model yang Diduga Terlibat Prostitusi Online

"2 mucikari ini laki-laki, hari ini resmi dinyatakan daftar pencarian orang atau DPO," kata Yusep, Selasa (22/1/2019).

Sama dengan 4 mucikari lainnya, mucikari D dan R memiliki peran penyambung dalam praktik prostitusi kalangan artis.

"Barang bukti hasil pemeriksaan digital forensik, kedua mucikari ini juga terlibat dalam praktik prostitusi artis VA," ujar Yusep.

Satu dari empat mucikari yang ditetapkan tersangka terpaksa tidak ditahan karena dalam kondisi hamil tua dan memiliki anak berusia 1,5 tahun.

Baca juga: Fakta Penangkapan 4 Mucikari Prostitusi Online Artis VA, 1 Pelaku Tak Ditahan karena Hamil

"Kita titipkan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim," ujar Yusep.

Keempat tersangka mucikari dijerat pasal berlapis. Selain Pasal 27 Ayat 1 dan Pasal 45 Ayat 1 tentang UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Transaksi Elektronik, juga dijerat Pasal 296 juncto Pasal 506 KUHP.

Seperti diberitakan, Ditreskrimsus Polda Jawa Timur saat ini sedang menangani kasus prostitusi online yang melibatkan kalangan artis dari aksi penggerebekan pada 5 Januari lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nelayan Temukan 10 Peluru Senjata AK-47 Saat Menyelam di Bali

Nelayan Temukan 10 Peluru Senjata AK-47 Saat Menyelam di Bali

Regional
Balita Ditemukan Tanpa Kepala, Dokter Forensik: Penyebab Kematian Tak Dapat Dinilai

Balita Ditemukan Tanpa Kepala, Dokter Forensik: Penyebab Kematian Tak Dapat Dinilai

Regional
Pulang Malam Hari, Remaja Wanita di Makassar Dibius 6 Pria, Disekap 3 Hari Tanpa Makan

Pulang Malam Hari, Remaja Wanita di Makassar Dibius 6 Pria, Disekap 3 Hari Tanpa Makan

Regional
Cerita Kegigihan Tukang Kebun Sekolah yang Punya 15 Anak, Jual Cacing Sebagai Sampingan

Cerita Kegigihan Tukang Kebun Sekolah yang Punya 15 Anak, Jual Cacing Sebagai Sampingan

Regional
Bocah 11 Tahun yang Tewas Digigit Ular Weling Tangkapannya Ditemukan Ibunya dengan Mulut Berbusa

Bocah 11 Tahun yang Tewas Digigit Ular Weling Tangkapannya Ditemukan Ibunya dengan Mulut Berbusa

Regional
Kapal Pengangkut TKI ke Malaysia Tenggelam di Riau, 10 Orang Hilang

Kapal Pengangkut TKI ke Malaysia Tenggelam di Riau, 10 Orang Hilang

Regional
Tahun Depan, Ganjar Targetkan Semua Daerah di Jateng Miliki Mal Pelayanan Publik

Tahun Depan, Ganjar Targetkan Semua Daerah di Jateng Miliki Mal Pelayanan Publik

Regional
Tenaga Honorer Akan Dihapus Bertahap

Tenaga Honorer Akan Dihapus Bertahap

Regional
Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Tak Juga Temukan Kapal Panji Saputra

Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Tak Juga Temukan Kapal Panji Saputra

Regional
Perusahaan Kapal China Tanggung Hak Finansial ABK yang Jenazahnya Dibuang ke Laut

Perusahaan Kapal China Tanggung Hak Finansial ABK yang Jenazahnya Dibuang ke Laut

Regional
Ini Permintaan Siswi SD di Wakatobi pada Jokowi, “Bapak Presiden Tolong Bantu Saya Ikut Ujian'

Ini Permintaan Siswi SD di Wakatobi pada Jokowi, “Bapak Presiden Tolong Bantu Saya Ikut Ujian"

Regional
Pelajar yang Bunuh Begal Divonis 1 Tahun, Pengacara: Kami Pikir-pikir

Pelajar yang Bunuh Begal Divonis 1 Tahun, Pengacara: Kami Pikir-pikir

Regional
Ini Motif Pelaku Pembunuhan Pelajar SMA yang 2 Bulan lalu Menghilang dan Ditemukan Tinggal Tengkorak Kepala

Ini Motif Pelaku Pembunuhan Pelajar SMA yang 2 Bulan lalu Menghilang dan Ditemukan Tinggal Tengkorak Kepala

Regional
Bea Cukai Palembang Gagalkan Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp 2,5 Miliar ke Singapura

Bea Cukai Palembang Gagalkan Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp 2,5 Miliar ke Singapura

Regional
Raja Keraton Agung Sejagat Masih Mengelak soal Motif Penarikan Uang ke Pengikutnya

Raja Keraton Agung Sejagat Masih Mengelak soal Motif Penarikan Uang ke Pengikutnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X