Gunung Agung Kembali Meletus, Abu Menyembur Setinggi 2 Kilometer

Kompas.com - 22/01/2019, 09:28 WIB
Cahaya magma dalam kawah Gunung Agung terpantul pada abu vulkanis ketika diabadikan dari Desa Datah, Karangasem, Bali, Jumat (29/6). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mencatat terjadinya erupsi Gunung Agung dengan tinggi kolom abu mencapai 2.000 meter namun status gunung tersebut masih pada level siaga. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/SPt/18. ANTARA FOTO/Nyoman BudhianaCahaya magma dalam kawah Gunung Agung terpantul pada abu vulkanis ketika diabadikan dari Desa Datah, Karangasem, Bali, Jumat (29/6). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mencatat terjadinya erupsi Gunung Agung dengan tinggi kolom abu mencapai 2.000 meter namun status gunung tersebut masih pada level siaga. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/SPt/18.

DENPASAR, KOMPAS.comGunung Agung yang terletak di Karangasem, Bali, kembali meletus pada Selasa (22/1/2019).

Letusan terjadi pukul 03.42 Wita dengan durasi 2 menit. Laporan resmi pos pengamatan Gunung Api Agung di Desa Rendang, Karangasem, menyebutkan, tinggi kolom abu yang teramat mencapai 2.000 meter di atas puncak kawah.

Asap terlihat berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Selain asap tebal dari puncak kawah, juga terlihat kilatan cahaya menyertai erupsi.

Sejak tengah malam hingga pagi, Gunung Agung terus diguncang gempa baik, gempa embusan, vulkanik dangkal, maupun tektonik lokal. Selain itu, Gunung Agung terus diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Gunung Agung Kembali Erupsi, Lontarkan Lava Pijar Sejauh 1 Km

Status Gunung Agung sendiri masih berada pada level III (Siaga). Zona bahaya berada pada radius 4 kilometer dari puncak kawah. Warga, wisatawan, maupun pendaki diimbau tidak beraktivitas dalam zona tersebut.

Selain itu, ancaman sekunder juga mengintai berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi, terutama pada musim hujan dan material erupsi masih terpapar di area puncak.

Baca juga: Gunung Agung Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati

Area landasan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X