Diangkat 20 Relawan, Penderita Obestitas 200 Kg Titi Wati Pulang ke Rumah

Kompas.com - 21/01/2019, 22:58 WIB
Sekitar 20 anggota tim sukarelawan mengangkat Titi Wati menuju ke dalam rumah, Senin (21/1/2019). KOMPAS.com/KURNIA TARIGANSekitar 20 anggota tim sukarelawan mengangkat Titi Wati menuju ke dalam rumah, Senin (21/1/2019).

PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Kondisi Titi Wati alias Titin, penderita obesitas, membaik setelah operasi bariatrik atau operasi saluran pencernaan. Setelah tujuh hari berada di rumah sakit, Titi Watu akhirnya diizinkan pulang ke rumah pada Senin (21/1/2019). 

Tim dokter memperbolehkan Titin pulang pada pukul 16.00 WIB. Selebihnya, dia akan menjalani rawat jalan di rumahnya.

Sedikitnya ada 20 orang dari tim sukarelawan yang dikerahkan untuk bisa mengangkat Titin dari dalam ruang rawat inap.

Titin tidak bisa dibawa menggunakan ambulans, lantaran tidak ada brankas atau tandu standar ambulan yang cukup di dalam ambulans. Dia terpaksa dibawa menggunakan kendaraan mobil bak terbuka. 

Baca juga: Pasca-operasi, Titin Wanita Penderita Obesitas 200 Kg Lebih Terbaring di ICU

Setiba di rumah Titin langsung diangkat kembali menuju ke dalam rumah, tim sukarelawan terpaksa kembali menjebol pintu dan jendela rumahnya agar tandu yang membawa Titin bisa masuk.

Setelah semua proses evakuasi selesai dilaksanakan, tim medis kembali melakukan pemeriksaan, meyakinkan bahwa kondisi Titin tetap stabil pasca-evakuasi dari rumah sakit menuju rumahnya.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap ibu Titi Wati, kesehatannya cukup stabil, walau tadi sempat ada sesak selama perjalanan. Namun itu akan segera kembali normal," kata dr. I Gede Koko, dokter spesialis anestesi, yang mendampingi proses evakuasi dari rumah sakit menuju rumah Titi Wati.

Baca juga: 5 Fakta Kasus Obesitas yang Diderita Titi Wati, Libatkan 16 Dokter Ahli hingga Mulai Jalani Operasi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X