Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/01/2019, 22:30 WIB

GARUT, KOMPAS.com - Eli Eliawati (37), penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kampung Cibitung, Desa Padahurip, yang mendapatkan pesanan sabun cuci senilai Rp 2 miliar dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengaku tak pernah bermimpi bisa mendapat rejeki sebesar itu.

Dari rejeki pesanan sabun sebanyak 100.000 botol dari Jokowi, Eli pun sudah merencanakan untuk pergi melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci bersama suami dan orangtuanya yang dulu sama sekali tidak terpikir jalannya.

Ketika ditemui di rumahnya Senin (21/1/2019), menurut Eli dirinya sama sekali tidak menyangka usaha sabun rumahan yang dijalaninya akan bisa mengantarnya pergi melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci.

"Awalnya kan bikin sabun untuk dijual ke penerima PKH saja, minimal se-kecamatan Banjarwangi, jadi keuntungannya kecil," katanya.

Baca juga: Eli Kaget Sabun Cuci Piringnya Diborong Rp 2 Miliar oleh Jokowi

Saat menawarkan produknya kepada para penerima PKH pun, Eli sering bercanda jika keuntungannya juga tidak akan cukup untuk umrah.

Namun, ketika menerima pesanan sebanyak 100.000 botol dari Jokowi yang setara dengan Rp 2 miliar, jalan menuju tanah suci pun seolah terbuka lebar. Makanya, keuntungan dari pesanan sabun Jokowi akan digunakannya untuk umrah.

Bangun madrasah

Selain umrah, Eli juga punya rencana mulia lain. Dari keuntungan penjualan sabun ke Jokowi, rencananya Eli akan membangun ulang madrasah yang ada di depan rumahnya tempat kakaknya mengajar mengaji.

Madrasah tersebut pernah terbakar habis saat ada bencana kebakaran. Rencananya, saat ini bangunan madrasah tersebut akan digunakannya untuk gudang bahan baku dan hasil produksi sabun sebelum dikirim ke Jokowi.

Baca juga: Cerita Eli hingga Dapat Pesanan Sabun Cuci Rp 2 Miliar dari Jokowi, hingga Upaya Memproduksinya

"Nanti kan perlu gudang untuk nyimpan sabun jadi, nantinya pakai madrasah itu (sambil menunjuk bangunan yang ada di depan rumahnya), nanti juga saya mau bangun ulang," katanya.

Seperti diketahui, nama Eli Eliawati sendiri, saat ini memang tengah terkenal setelah sabun cuci produksi rumahan miliknya mendapat pesanan dari Presiden Jokowi sebanyak 100.000 botol senilai Rp 2 miliar.

Bukan hanya Eli yang senang, menurut Eli tetangganya pun saat ini ikut senang atas apa yang didapat Eli.

"Ya tetangga ikut senang saja saya terkenal," katanya sambil tersenyum malu. 

Baca juga: Order Sabun Cuci Rp 2 Miliar dari Jokowi Persatukan Eli dan Suaminya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.