Kompas.com - 21/01/2019, 15:28 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kedua kiri) saat mengikuti potong rambut massal di area wisata Situ Bagendit, Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc. PUSPA PERWITASARIPresiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kedua kiri) saat mengikuti potong rambut massal di area wisata Situ Bagendit, Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1/2019). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc.

KOMPAS.com - Saat melakukan kunjungan kerja di Garut, Jawa Barat, Presiden Jokowi menyempatkan diri untuk pangkas rambut bersama puluhan warga di Situ Bagendit, Desa Bagendit, Sabtu (19/1/2019).

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyempatkan berkunjung ke proyek reaktivasi jalur kereta api Cibatu-Garut. Jalur KA yang sempat mangkrak tersebut direncanakan dapat digunakan kembali akhir tahun ini.

Inilah fakta lengkap kunjungan Jokowi di Garut, Jawa Barat:

1. Kunjungi proyek reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut

Presiden Joko Widodo tiba di Stasiun Cibatu, Garut, Jumat (18/1/2019).KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Joko Widodo tiba di Stasiun Cibatu, Garut, Jumat (18/1/2019).

Presiden Jokowi meninjau langsung proyek reaktivasi jalur kereta api Stasiun Cibatu-Garut, pada hari Jumat (18/1/2019).

Presiden melihat-lihat papan di stasiun yang berisi penjelasan mengenai reaktivasi jalur. Jokowi juga mendapatkan penjelasan dari pihak PT KAI terkait jalur Cibatu ini diketahui sudah berhenti beroperasi sejak tahun 1983 lalu.

Jalur tersebut akan diaktifkan kembali dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Saat ini, reaktivasi memasuki tahap pembebasan lahan dan pembayaran ganti rugi kepada warga yang rumahnya digusur.

Baca Juga: Tiba di Garut, Jokowi Tinjau Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut

2. Jokowi kunjungi para petani di Garut

Presiden Joko Widodo mengawali hari kedua di Garut dengan blusukan ke sawah, Sabtu (19/1/2019) pagi.   Blusukan ini dalam rangka Gerakan Mengawal Musim Tanam Okmar 2018/2019 yang digelar Kementerian Badan usaha Milik Negara.KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Joko Widodo mengawali hari kedua di Garut dengan blusukan ke sawah, Sabtu (19/1/2019) pagi. Blusukan ini dalam rangka Gerakan Mengawal Musim Tanam Okmar 2018/2019 yang digelar Kementerian Badan usaha Milik Negara.

Pada hari kedua kunjungan kerja di Garut, Presiden Joko Widodo blusukan ke sawah. Blusukan ini dalam rangka Gerakan Mengawal Musim Tanam Okmar 2018/2019 yang digelar Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

Jokowi tiba di lokasi acara di Desa Leuwigoong, Garut, sekitar pukul 08.05. Setelah itu, Jokowi langsung menuju sisi sawah untuk meninjau para petani yang tengah menanam padi.

Selama 5 menit, Jokowi menyempatkan melihat para petani bekerja. Setelah itu, Jokowi menyempatkan berdialog dengan para petani dan warga setempat. Saat itu. mantan Wali Kota Solo tersebut meminta petani memanfaatkan fasilitas pinjaman dari Bank BUMN untuk modal.

"Tapi kalau mau pinjam ke bank harus dihitung. Dan harus dipakai untuk modal, beli bibit, beli pupuk," kata dia.

Baca Juga: Jokowi: Charlie Chaplin Dulu Naik Kereta ke Garut

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X