Pria Ini Mengaku Curi Mobil Jenazah karena Mabuk Jamur Kotoran Sapi

Kompas.com - 21/01/2019, 14:23 WIB
Karno, pencuri mobil jenazah saat diinterogasi Kapolres Kendal AKBP Hamka Mapaitta. KOMPAS.com/SLAMET PRIYATINKarno, pencuri mobil jenazah saat diinterogasi Kapolres Kendal AKBP Hamka Mapaitta.

KENDAL, KOMPAS.comMabuk masrum (jamur kotoran sapi), Karno (48), warga Triharjo, Kendal, Jawa Tengah, harus berurusan dengan polisi.

Sebab, gara-gara mabuk itu, ia nekat mencuri mobil jenazah milik Rumah Sakit Baitul Hikmah.

Akibat perbuatannya, Karno diancam Pasal 363 KUHP dengan hukuman maksimal 7 hingga 9 tahun.

Karno megaku tidak sadar telah mencuri mobil jenazah karena dalam keadaan mabuk.

“Saya kira itu mobil saya. Saya langsung masuk dan membawa mobil yang kuncinya tertempel di mobil tersebut,” kata Karno di hadapan polisi, Senin (21/1/2019).

Baca juga: Polisi Ini Dipecat karena Suka Mangkir Tugas dan Mencuri Sapi Warga

Karno menceritakan, sebelum mencuri, ia mengantar temannya berobat di Rumah Sakit Baitul Hikmah Gemuh. Karena sakitnya cukup parah, temannya harus menjalani rawat inap.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saya ditangkap setelah mobil ambulans yang saya bawa menabrak marka jalan,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Kendal AKBP Hamka Mapaitta mengatakan, pelaku sudah beberapa kali melakukan kejahatan. Ia berhasil ditangkap karena ada laporan dari warga.

“Kasusnya masih kami kembangkan,” tegasnya.

Baca juga: Mencuri di Akademi Kebidanan, Pria Pengangguran Ini Terancam 12 Tahun Penjara

Bagian Umum RS Baitul Hikmah Syaifudin mengucapkan terima kasih kepada polisi karena polisi berhasil menyelamatkan mobil jenazah milik rumah sakit tempat ia bekerja. Sebab, mobil tersebut sangat dibutuhkan.

“Itu ambulans untuk mengangkut jenazah. Terima kasih kepada Polres Kendal yang telah menangkap pelaku dan menyerahkan kembali ambulans itu kepada kami,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X