Kompas.com - 21/01/2019, 13:05 WIB
Lima pelaku perampokan disertai kekerasan di Rumah Camat Mapanget Rein Heydemans pada Sabtu (12/01/2019) lalu, di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, saat dihadirkan dalam press release, di kantor Polresta Manado, Senin (21/01/2019). KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYLima pelaku perampokan disertai kekerasan di Rumah Camat Mapanget Rein Heydemans pada Sabtu (12/01/2019) lalu, di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, saat dihadirkan dalam press release, di kantor Polresta Manado, Senin (21/01/2019).

MANADO, KOMPAS.com - Lima pelaku pencurian disertai kekerasan di rumah Camat Mapanget Rein Heydemans, Sabtu (12/1/2019) lalu, di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, akhirnya ditangkap.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel mengatakan, para pelaku dapat ditangkap setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan dari TKP.

Sebagian besar pelaku ditangkap di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pihaknya berkoordinasi dengan Polda NTB dan Polres Lombok Tengah sehingga bisa menangkap empat dari lima pelaku di NTB.

Baca juga: Rumah Camat Mapanget di Manado Dirampok, Keluarga Korban Disekap

"Di sana kita melakukan penangkapan terhadap pelaku, yang berdasarkan hasil koordinasi kami dengan Polda NTB dan Polres Lombok Tengah, para pelaku baru saja tiba di NTB dari Manado," kata Benny, didampingi Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo, di kantor Polresta Manado, Senin (21/1/2019).

Sementara, satu pelaku lainnya ditangkap di Manado, tepatnnya di Desa Matungkas, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara.

"Di tangan pelaku yang ada di Kota Manado ini, kita menyita beberapa barang bukti salah satunya sepeda motor milik korban yang ada di TKP GPI," beber Benny.

Kapolres menyebut, pihaknya masih akan terus mendalami kasus ini.

"Karena ada beberapa informasi, kasus seperti ini juga terjadi TKP yang lain. Kita kembangkan, muda-mudahan dari pengembangan awal ini akan berkembang pada LP atau TKP yang lain di Kota Manado, maupun di Sulawesi Utara," sebut dia.

Identitas kelima tersangka yang ditangkap yakni Miace alias Kace alias Amaq Kake, warga Dusun Subowok, Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.

Baca juga: Polisi Kantongi Nama Perampok Rumah Camat Mapanget Manado

Nasri, warga Dusun Goak, Desa Sisik, Kecamatan Pringgerate, Kabupaten Lombok Tengah.

Hamdi alias Andi, warga Dusun Menyeli, Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.

Achmad Rusdi alias Tuan Adi, warga Dusun Beber, Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.

Djoni Lao Saputra, warga Desa Matungkas, Jaga XI, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara.

Kelima tersangka akan dikenakan Pasal 365 Ayat (1) kedua jo Pasal 55 dan 56 KUHP. "Ancaman hukuman 12 tahun penjara," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X