Ma'ruf Amin: Jawa Barat "Ngahiji" di Nomor "Hiji"

Kompas.com - 20/01/2019, 18:23 WIB
Cawapres nomor urut 01 KH Maruf Amin di kompleks Al Masoemah, Dangdeur, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (20/1/2019).KOMPAS.com/AAM AMINULLAH Cawapres nomor urut 01 KH Maruf Amin di kompleks Al Masoemah, Dangdeur, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (20/1/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com -Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin optimistis meraih 70 persen suara warga Jawa Barat di Pilpres 2019 nanti.

Kiai Ma'ruf mengatakan, optimisme itu dilandasi besarnya dukungan kepada dirinya dari lapisan masyarakat Jawa Barat khususnya dari kalangan Nahdliyin (NU) Jawa Barat.

"Saya juga merupakan representasi warga Jawa Barat, karena garis keturunan saya berasal dari Cirebon, dari Sumedang, dari Padjajaran. Karena itu, saya yakin bisa menang 70 persen di Jawa Barat," ujarnya kepada KOMPAS.com, di kompleks Al Ma'soem Grup di Dangdeur, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (20/1/2019).

Amin menuturkan, sejak era Wakil Presiden Umar Wirahadikusumah yang berasal dari Sumedang, Jawa Barat, belum ada lagi warga Jawa Barat yang menjadi Presiden/Wakil Presiden Republik Indonesia.

"Oleh karena itu saya yakin, karena saya representasi warga Jawa Barat, saya akan didukung oleh warga Jawa Barat. Jawa Barat ngahiji di nomor hiji (Jawa Barat bersatu di nomor satu)," tuturnya.

Baca juga: Kiai Maruf Amin Lantik Pengurus Arbi se-Jawa Barat

Optimisme itu, kata Amin, kian besar setelah terbentuknya organisasi masyarakat Arus Baru Indonesia (Arbi) di Jawa Barat.

"Arbi Jawa Barat ada di tiap kabupaten/kota. Saya harapkan nanti kepengurusannya sampai ke desa-desa, sehingga kehadiran Arbi bisa bersama-sama menggerakan ekonomi kerakyatan. Arbi akan menjadi motor penggerak untuk pemenangan nomor urut 1 di Jawa Barat," sebutnya.

Sementara, anggota TKD Jokowi-Ma'ruf Amin Jawa Barat H Cucun Ahmad Syamsurijal mengaku optimisme raihan 70 persen suara di Jawa Barat itu setelah Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin berkeliling menyapa warga Jawa Barat.

"Pilpres 2014 memang Pak Jokowi kalah dan menurut survei terakhir persentase kemenangannya masih di bawah. Tapi setelah Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma'ruf keliling Jawa Barat, persentase kemenangan di Jawa Barat terus naik, kami optimistis bisa mencapai 70 persen suara pada April nanti," ucap politis PKB asal Bandung Raya ini.

Apalagi, lanjut Cucun, pada Pilpres 2019 ini, Partai Golkar bergabung bersama tim paslon capres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kami ketahui bahwa sebelumnya Partai Golkar ini ada di kubu lain. Tapi di Pilpres 2019 bergabung bersama kami, ini tentunya menambahkan kekuatan tim nomor urut 01 di Jawa Barat. Karena kami ketahui bersama bahwa Partai Golkar dan PDI Perjuangan di Jawa Barat ini punya basis masa yang kuat," katanya. 



Close Ads X