Kompas.com - 20/01/2019, 17:44 WIB
Puluhan jamaah umrah yang menjadi korban penipuan dan penggelapan Abu Tours menggelar aksi demonstrasi di Pengadilan Negeri (PN)  Makassar,  Jumat (13/7/2018). KOMPAS.com/Hendra CiptoPuluhan jamaah umrah yang menjadi korban penipuan dan penggelapan Abu Tours menggelar aksi demonstrasi di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Jumat (13/7/2018).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Sidang kasus penipuan 86.720 jemaah umrah PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) terus bergulir di Pegadilan Negeri (PN) Makassar. Diagendakan, Senin (20/1/2019) sidang memasuki tahap tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap bos Abu Tours, Hamzah Mamba.

Jelang sidang tuntutan, puluhan ribu jemaah penipuan umrah Abu Tours mulai gelisah. Mereka menginginkan Hamzah Mamba beserta tersangka lainnya yang melakukan penipuan umrah dituntut hukuman seumur hidup.

“Kami meminta, agar jaksa menuntut seberat-beratnya dan hakim pun memutuskan hukuman seberat-beratnya kepada Hamzah Mamba. Kalau hukumannya Cuma 5 sampai 20 tahun, itu sangat ringan sekali. Kami inginkan Hamzah Mamba dihukum seumur hidup,” kata Ketua Aliansi Agen dan Mitra Abu Tours, Amrah Amirullah saat menggelar konfrensi pers, Minggu (20/1/2019).

Amran yang juga anggota DPR Sulsel ini menuturkan, puluhan ribu jemaah tidak akan menerima jika Hamzah Mamba dituntut dan diputuskan dengan hukuman ringan. Dia pun tidak akan menjamin stabilitas keamanan, jika puluhan ribu jemaah mengambil tindakan.

“Kami aliansi tidak bisa menjami instabilitas keamanan, jika Hamzah Mamba dihukum ringan. Harus seberat-beratnya, karena telah melakukan penipuan uang puluhan ribu jemaah yang ingin menunaikan ibadah umrah di tanah suci,” ujarnya.

Amran pun berharap dalam amar putusan majelis hakim, agar aset Abu Tours sekitar Rp 250 miliar agar tidak diserahkan kepada negara. Karena aset Abu Tours tersebut bukan milik negara dan merupakan dana jemaah yang akan digunakan menunaikan ibadah umrah.

“Kami berharap, jemaah Abu Tours yang menjadi korban agar diberangkatkan ke tanah suci. Kalaupun ada kekurangan, jemaah siap menambah kukarangan dana yang telah disetorkan ke Abu Tours sesuai standar perjalanan umrah ditetapkan pemerintah. Kami juga telah melakukan penghitungan, aset yang disita cukup memberangkatkan jemaah yang tertunda menunaikan umrah,” tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ditanya soal masih banyak aset Abu Tours yang dialihkan kepihak lain sebelum kasus ini bergulir, Amran mengakui adanya hal tersebut. Namun Hamzah Mamba enggan mengungkapkan hal tersebut kepada kepolisian, jaksa maupun kepada hakim dalam persidangan.

“Banyak aset Abu Tours yang dialihkan kepihak lain, sebelum kasus ini bergulir. Tapi Hamzah mamba tidak mau mengungkapkannya kepada polisi, jaksa maupun hakim,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus Abu Tours mulai diselidiki Polda Sulsel setelah banyaknya laporan dari jemaah yang batal diberangkatkan ke tanah suci Mekkah untuk menunaikan ibadah umrah pada awal tahun 2018 lalu.

Dalam penyidikan polisi, sekitar 86.720 jemaah yang batal berangkat umrah tersebar di 15 Provinsi di Indonesia telah menyetorkan uang biaya perjalanan. Dalam kasus ini, kerugian total jemaah mencapai Rp 1,8 triliun.

Polda Sulsel yang menangani kasus ini, telah menyita 33 aset tidak bergerak seperti tanah dan bangunan milik Abu Tours di beberapa lokasi berbeda. Selain itu, polisi juga menyita 36 kendaraan mewah, alat elektronik, unit usaha, uang tunai sebanyak Rp 226.000.000.

Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan 4 orang tersangka yakni Hamzah Mamba (CEO Abu Tours), Nursyariah Mansyur (istri bos Abu Tours Hamzah Mamba), Muhammad Kasim (mantan manager keuangan Abu Tours), dan Khaeruddin (komisaris Abu Tours).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.