Mencuri untuk Bayar Utang, Seorang Wanita Diringkus di Hadapan Suami

Kompas.com - 20/01/2019, 15:18 WIB
Ilustrasi pencuriSHUTTERSTOCK Ilustrasi pencuri

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Seorang wanita berinisial WL (39), warga Paritlalang, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung harus berurusan dengan polisi terkait kasus pencurian.

WL diduga melarikan tas berisi uang tunai Rp 4,5 juta di sebuah toko horden dan dekorasi rumah di Jalan Ahmad Yani, Pangkal Pinang.

"Benar telah dilakukan penangkapan. Sebelumnya ada laporan polisi bernomor LP/B-56/XII/2018/ Babel/Respkp/Sektor Taman sari," kata Kepala Polres Pangkal Pinang AKBP Iman Risdiono, Minggu (20/1/2019).

Baca juga: Polisi Ini Dipecat karena Suka Mangkir Tugas dan Mencuri Sapi Warga

Dia menuturkan, pelaku ditangkap pada Sabtu (19/1/2019) dan kini diamankan di Mapolsek Tamansari guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Saat penangkapan di kediaman pelaku di daerah Paritlalang, polisi juga mengamankan satu kendaraan roda dua yang digunakan pelaku melancarkan aksinya. Polisi juga mengamankan tas merk Asus yang menjadi tempat penyimpanan uang yang diambil pelaku.

"Pelaku ditangkap tanpa perlawanan disaksikan langsung suaminya," ujar Iman.

Baca juga: Pria Bersenjata Cutter Panik Dipergoki Pemilik Rumah Saat Mencuri

Dari hasil penyelidikan sementara diketahui pelaku menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih biru masuk ke toko korban yang sedang sepi dan mengambil uang sebesar Rp 4.500.000. Tas milik korban, Entang, saat itu disimpan di bawah mesin jahit.

Kanit Res Polsek Tamansari Ipda Nikko Panderi di dampingi Kanit Buser Bripka Rudi menyebutkan, uang hasil kejahatan digunakan pelaku untuk biaya hidup sehari-hari serta membayar utang.

"Sempat berpindah-pindah desa tempat tinggal hingga akhirnya ditemukan pulang ke rumahnya," ucap Nikko.


Terkini Lainnya

Halangi Akses Damkar, Jembatan yang Dibangun Apartemen Diprotes Warga

Halangi Akses Damkar, Jembatan yang Dibangun Apartemen Diprotes Warga

Regional
Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin di Jakbar, Jaksel dan Jaktim

Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin di Jakbar, Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Mucikari Tawar Rp 25 Juta, Artis VA Minta Rp 35 Juta

Mucikari Tawar Rp 25 Juta, Artis VA Minta Rp 35 Juta

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Raja Arab Saudi Dibunuh Keponakan | Rusia Kirim Tentara ke Venezuela

[POPULER INTERNASIONAL] Raja Arab Saudi Dibunuh Keponakan | Rusia Kirim Tentara ke Venezuela

Internasional
Ma'ruf Amin: Jangan Mau Dipengaruhi supaya Tak Datang ke TPS

Ma'ruf Amin: Jangan Mau Dipengaruhi supaya Tak Datang ke TPS

Nasional
[BERITA POPULER] Survei Vox Populi: Prabowo-Sandiaga 33,6 Persen | Kisah Raja Faisal Dibunuh Keponakan

[BERITA POPULER] Survei Vox Populi: Prabowo-Sandiaga 33,6 Persen | Kisah Raja Faisal Dibunuh Keponakan

Nasional
Target Suara Capres, 'PR' untuk Timses

Target Suara Capres, "PR" untuk Timses

Nasional
Hari Ketiga Kampanye, Prabowo Bertolak ke Bali dan NTB, Sandiaga di Lamongan

Hari Ketiga Kampanye, Prabowo Bertolak ke Bali dan NTB, Sandiaga di Lamongan

Nasional
Ketika Sandiaga Curhat soal Pengalaman Jadi Pengangguran Sebelum Berwirausaha

Ketika Sandiaga Curhat soal Pengalaman Jadi Pengangguran Sebelum Berwirausaha

Regional
Surya Paloh: Indonesia Butuh Jokowi

Surya Paloh: Indonesia Butuh Jokowi

Regional
Pesawat British Airways Salah Mendarat 800 Kilometer dari Kota Tujuan

Pesawat British Airways Salah Mendarat 800 Kilometer dari Kota Tujuan

Internasional
Kuasa Hukum Pastikan Penahanan Jokdri Bukan karena Terlibat Pengaturan Skor

Kuasa Hukum Pastikan Penahanan Jokdri Bukan karena Terlibat Pengaturan Skor

Megapolitan
Toilet Pengompos hingga Bioplastik, Solusi Pemulihan Citarum yang  Ditawarkan LIPI

Toilet Pengompos hingga Bioplastik, Solusi Pemulihan Citarum yang Ditawarkan LIPI

Regional
Biografi Tokoh Dunia: Jules Verne, Pelopor Novel Fiksi Ilmiah

Biografi Tokoh Dunia: Jules Verne, Pelopor Novel Fiksi Ilmiah

Internasional
Kuasa Hukum: Tak Sepatutnya Jokdri Ditahan, Ini Alasan Subjektif Penyidik

Kuasa Hukum: Tak Sepatutnya Jokdri Ditahan, Ini Alasan Subjektif Penyidik

Megapolitan

Close Ads X