Kompas.com - 20/01/2019, 11:29 WIB

PANGANDARAN, KOMPAS.com - Sopir Hotel Sun In Pangandaran yang akan menjemput wisatawan yang hendak liburan di Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dihadang orang tidak dikenal di Stasiun Kota Banjar.

Peristiwa ini terjadi saat sang sopir akan menjemput wisatawan yang baru turun dari Kereta Api Pangandaran di Stasiun Kota Banjar.

Peristiwa itu disampaikan akun Facebook Hotel Sun In Pangandaran, Jumat (18/1/2019) lalu. Dalam postingannya disebutkan bahwa pengelola hotel terkendala dengan orang tak dikenal di Stasiun Kota Banjar saat akan jemput tamu hotel.

Mereka tidak memperbolehkan sopir hotel menjemput wisatawan di stasiun. Orang tak dikenal tersebut beralasan, tamu yang turun di Stasiun Banjar adalah jatah penumpang mereka.

Adanya peristiwa ini menyebabkan pihak hotel menghentikan sementara penjemputan wisatawan di Stasiun Banjar. Selain itu, pihak hotel pun bertanya apakah pemerintah akan menyediakan armada khusus untuk menjemput wisatawan yang akan ke Pangandaran. Hal ini untuk memudahkan wisatawan yang turun di Stasiun Banjar dan hendak ke Pangandaran.

Baca juga: Bupati Pangandaran Usul ke Gubernur Jabar agar Bus Wisata Ditambah

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Undang Sohbarudin mengatakan, penghadangan itu jelas sebagai kendala bagi aspek pariwisata Pangandaran.

"Sapta pesona kan menciptakan situasi kondusif dimulai saat wisatawan berangkat dari rumah," jelasnya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (20/1/2019).

Semua pihak harus menjaga kenyamanan untuk wisatawan, kenyamanan untuk pelaku usaha dan pihak hotel.

Ihwal bus khusus untuk menjemput wisatawan, Undang mengatakan masih dalam pembahasan Pemkab Pangandaran. "Masih dibahas," ucapnya.

Baca juga: INFOGRAFIK: Jakarta-Pangandaran Bisa Ditempuh Kereta...

Sebelumnya, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan pihaknya saat ini memiliki satu bus wisata bantuan dari Pemprov Jawa Barat. Jumlah tersebut, kata dia, belum cukup mengingat banyaknya jumlah wisatawan ke Pangandaran.

"Mungkin enggak Pak Gubernur (Ridwan Kamil) kasih dua atau tiga bus wisata lagi. Sambil menunggu pihak swasta masuk di situ," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.