Kompas.com - 18/01/2019, 18:07 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto di Sragen, Jawa Tengah, Kamis (17/1/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto di Sragen, Jawa Tengah, Kamis (17/1/2019).


SRAGEN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen Jawa Tengah, membuka posko siaga demam berdarah dengue (DBD) selama 24 jam di setiap kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten.

Pembukaan posko siaga DBD 24 jam tersebut dilakukan setelah ditetapkannya status kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah di kabupaten tersebut.

"Posko berfungsi untuk melaporkan setiap hari kasus DBD di masing-masing desa, kelurahan dan kecamatan hingga kabupaten. Laporan setiap hari kami tutup pukul 16.00 WIB," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Hargiyanto ditemui di Sragen, Jawa Tengah, Kamis (17/1/2019).

"Ada rapat koordinasi DBD tingkat kecamatan dan kabupaten. Tujuannya untuk menyelesaikan terkait permasalahan kasus DBD," jelas dia.

Baca juga: Awal Januari 2019, Demam Berdarah di Sragen Capai 111 Kasus, 2 Meninggal

Hargiyanto menerangkan, laporan masyarakat melalui posko siaga DBD 24 jam tersebut akan ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan di lapangan. Apakah kasus yang dilaporkannya tersebut DBD atau bukan.

"Nanti kami cek di klinik. Kalau memang kedaruratan untuk dirujuk, iya segera kami rujuk ke rumah sakit. Jangan sampai terjadi kasus kematian karena DBD," bebernya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk diketahui, hingga pertengahan Januari 2019 telah ditemukan sebanyak 236 kasus DBD di Sragen. Jumlah kasus DBD ditemukan di 19 kecamatan.

Dikatakan, kasus DBD tersebut meningkat secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama hanya 12 kasus.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Kegiatan ini turut melibatkan para kader yang sudah terbentuk bersama lintas program, sektoral, dan dari tim Puskesmas.

"Paradigma fogging paling utama sebenarnya tidak. Paling utama itu adalah kebersihan lingkungan, rumah, PSN-nya dijalankan. Jangan sampai hal seperti ini diabaikan," ujarnya.

Pemkab Sragen, ungkap Yuni, telah membentuk posko siaga demam berdarah yang dimulai pada 14 Januari 2019. Posko ini bisa dimanfaatkan bagi masyarakat untuk melaporkan apabila ditemukan kasus DBD di daerahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X