Moratorium Galian C Jadi Solusi Tepat Selamatkan Lingkungan di Kota Tasik

Kompas.com - 18/01/2019, 16:36 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi galian pasir tak berizin di Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin) Kota Tasikmalaya, Kamis (17/1/2019) siang. KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHAWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi galian pasir tak berizin di Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin) Kota Tasikmalaya, Kamis (17/1/2019) siang.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan segera membahas penanganan maraknya galian C ilegal di Kecamatan Mangkubumi dan Bungursari, Kota Tasikmalaya.

Keseriusan Pemprov Jabar itu dilihat dari turunnya langsung Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tambang pasir ilegal di daerah yang dulunya berjuluk "Seribu Bukit" tersebut, Kamis (17/1/2019) kemarin.

Uu sekaligus mantan Bupati Tasikmalaya pernah menyelamatkan alam pesisir Pantai Selatan Tasikmalaya dari penambang liar pasir besi dengan cara mengeluarkan kebijakan moratorium (penghentian sementara) kala itu.

"Sidak galian C tak berizin di Kota Tasikmalaya ini sesuai perintah langsung kepada saya dari Pak Gubernur Ridwan Kamil," kata Uu, Kamis.

Baca juga: Penanganan Galian C Ilegal, Wagub Jabar Akan Panggil Wali Kota Tasikmalaya

Kebijakan moratorium tambang pasir ilegal ternyata sangat diharapkan masyarakat. Langkah itu dianggap menjadi solusi terbaik dengan kondisi alam yang terus rusak oleh penambangan pasir liar secara masif di Kota Tasikmalaya.

"Apalagi jelas-jelas sesuai Dinas PUPR bahwa Kota Tasikmalaya tak memiliki zona pertambangan. Kita menunggu Pak Ridwan Kamil dan Pak Uu melakukan moratorium galian C di Kota Tasikmalaya. Seperti halnya waktu dulu dilakukan di Kabupaten Tasikmalaya dalam upaya penertiban penambang liar galian pasir besi," jelas Direktur Public Center, Agung Zulviana, kepada Kompas.com, Jumat (18/1/2019).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agung yang juga tokoh pemuda Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, menilai dengan, langkah moratorium galian C oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan menjadi langkah awal yang baik bagi penyelamatan lingkungan di Kota Tasikmalaya.

Tentunya, langkah itu harus sejalan antara Pemprov Jabar dan Pemkot Tasikmalaya sebagai kesadaran pemerintah dalam menyelamatkan lingkungan.

"Kita tunggu saja nanti hasil pembahasannya seperti apa? Apakah berguna bagi warga Kota Tasikmalaya yang ingin menyelamatkan lingkungannya atau tidak," katanya.

Baca juga: Pegawai Berlarian Saat Wagub Jabar Sidak Galian C Ilegal di Kota Tasikmalaya

Diberitakan sebelumnya, penambangan pasir ilegal di Kecamatan Mangkubumi dan Bungursari, Kota Tasikmalaya, masih bebas beroperasi sampai sekarang. Meskipun secara jelas menurut Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat bahwa perusahaan tambang pasir yang berizin hanya ada dua.

Kepolisian pun telah beberapa kali melakukan sidak dan menertibkan secara tegas galian C tak berizin. Namun, para pelaku penambang pasir ilegal masih berani secara terang-terangan melakukan aktivitas melawan hukum tanpa mengindahkan peraturan yang berlaku.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X